an online Instagram web viewer

#cerpenkompas medias

Photos

Wanita dan Semut-semut di Kepalanya

Sungguh, tidak ada yang paham rumitnya isi kepala wanita itu. Termasuk sang suami yang mengencaninya selama enam tahun, lalu menikahinya selama enam tahun pula. Konon, pria itu tak kuat lagi menghadapi pikiran istrinya yang selalu rumit. Ia angkat kaki setelah ribut besar dan berkata lantang sekali sampai sepenjuru gang mendengarnya, ”Otakmu yang rumit itu, suatu hari akan habis dimakan semut-semut ............. Cerpen oleh : Anggun Prameswari
Ilustrasi oleh : Putri Fidhini

Baca cerita lengkapnya di cerpenkompas.com

Bagi Anda penyuka cerpen kompas yang terbit pada Kompas Minggu sejak 1970, dalam rangka memperingati 50 Tahun Kompas, Kompas akan menyelenggarakan workshop cerpen di lima kota.

Info dan pendaftaran : cerpenkompas.com 
#CerpenKompas #Kompas
Wanita dan Semut-semut di Kepalanya Sungguh, tidak ada yang paham rumitnya isi kepala wanita itu. Termasuk sang suami yang mengencaninya selama enam tahun, lalu menikahinya selama enam tahun pula. Konon, pria itu tak kuat lagi menghadapi pikiran istrinya yang selalu rumit. Ia angkat kaki setelah ribut besar dan berkata lantang sekali sampai sepenjuru gang mendengarnya, ”Otakmu yang rumit itu, suatu hari akan habis dimakan semut-semut ............. Cerpen oleh : Anggun Prameswari Ilustrasi oleh : Putri Fidhini Baca cerita lengkapnya di cerpenkompas.com Bagi Anda penyuka cerpen kompas yang terbit pada Kompas Minggu sejak 1970, dalam rangka memperingati 50 Tahun Kompas, Kompas akan menyelenggarakan workshop cerpen di lima kota. Info dan pendaftaran : cerpenkompas.com #CerpenKompas  #Kompas 
"Tubuh Ayah Berwarna Tanah," (Kompas, 10/9/17). Bila lapang waktu senggang, sila dinikmati. Semoga terhibur #cerpenkompas #sastra #ceritapendek #xperia
Webinar #uwrf2016 dengan tema "Mengurai Kemacetan Dalam Penulisan Kreatif" sedang berlangsung! Para peserta sedang mendengarkan bagaimana tips & trik mengatasi writers block loh, agar KomCorian tidak kesulitan saat membuat karya. Penasaran? Yuk pantengin terus instagram Kompas Corner! #uwrf2016 #cerpenkompas #creativewriting #WebinarKomCor
Webinar #uwrf2016  dengan tema "Mengurai Kemacetan Dalam Penulisan Kreatif" sedang berlangsung! Para peserta sedang mendengarkan bagaimana tips & trik mengatasi writers block loh, agar KomCorian tidak kesulitan saat membuat karya. Penasaran? Yuk pantengin terus instagram Kompas Corner! #uwrf2016  #cerpenkompas  #creativewriting  #WebinarKomCor 
#apresiasisastra #cerpenkompas #mirandaseftiana

Membaca Sekuntum Melati Ibu, karya Miranda Seftiana mengingatkan suatu ketika seorang pernah bertanya "Untuk apa kau mencintai Ibumu? Surga? Takut dianggap durhaka bila tidak? Bukankah mencintai Ibu memang sudah seharusnya?"
.
.
Sekuntum Melati Ibu, bercerita tentang keluarga, seorang ibu, sesosok bapak, cinta dan kematian. Dengan mengamini bahwa sastra dekat dengan ilmu lain menghasilkan gaya penceritaan yang tidak membosankan.

Pengarang menempatkan tokoh aku sebagai pencerita dan pengamat yang detail. Bapak dan ibunya berada dalam romantisme orang tua yang tidak pernah sepaham dalam urusan tanam menanam. Si ibu suka tanaman hias dan si bapak yang lebih tanaman berbuah/bisa dimakan.

Tak berhenti sampai di situ, pada bagian selanjutnya pengarang seperti membuka tabir tentang kesukaan mereka yang beda. Bapak adalah kepala keluarga yang menyukai tanaman bisa dimakan adalah simbol keseharusan untuk menghidupi keluarga. Dan ibu menyukai bunga guna untuk dapat dirangkainya saat berduka cita di pemakaman orang tercinta, suaminya. Begitu yang dapat penulis kali ini terka. .

Sekuntum Melati Ibu, juga bercerita tentang kepercayaan adat istiadat pernikahan perempuan Banjar. Bahwa melati yang kuncup adalah simbol pengantin perempuan masih suci. Di samping itu, cerpen ini juga sarat dengan keniscayaan dan pesan; mencintai tanaman, sudut pandang lain tentang romantis, budaya, kepercayaan dan ajakan untuk kita lebih mengakarabi yang dekat.

cerpen diunduh dari;  https://kompas.id/baca/hiburan/2017/07/09/sekuntum-melati-ibu/
Teks by : @riskakahiyang
#apresiasisastra  #cerpenkompas  #mirandaseftiana  Membaca Sekuntum Melati Ibu, karya Miranda Seftiana mengingatkan suatu ketika seorang pernah bertanya "Untuk apa kau mencintai Ibumu? Surga? Takut dianggap durhaka bila tidak? Bukankah mencintai Ibu memang sudah seharusnya?" . . Sekuntum Melati Ibu, bercerita tentang keluarga, seorang ibu, sesosok bapak, cinta dan kematian. Dengan mengamini bahwa sastra dekat dengan ilmu lain menghasilkan gaya penceritaan yang tidak membosankan. Pengarang menempatkan tokoh aku sebagai pencerita dan pengamat yang detail. Bapak dan ibunya berada dalam romantisme orang tua yang tidak pernah sepaham dalam urusan tanam menanam. Si ibu suka tanaman hias dan si bapak yang lebih tanaman berbuah/bisa dimakan. Tak berhenti sampai di situ, pada bagian selanjutnya pengarang seperti membuka tabir tentang kesukaan mereka yang beda. Bapak adalah kepala keluarga yang menyukai tanaman bisa dimakan adalah simbol keseharusan untuk menghidupi keluarga. Dan ibu menyukai bunga guna untuk dapat dirangkainya saat berduka cita di pemakaman orang tercinta, suaminya. Begitu yang dapat penulis kali ini terka. . Sekuntum Melati Ibu, juga bercerita tentang kepercayaan adat istiadat pernikahan perempuan Banjar. Bahwa melati yang kuncup adalah simbol pengantin perempuan masih suci. Di samping itu, cerpen ini juga sarat dengan keniscayaan dan pesan; mencintai tanaman, sudut pandang lain tentang romantis, budaya, kepercayaan dan ajakan untuk kita lebih mengakarabi yang dekat. cerpen diunduh dari; https://kompas.id/baca/hiburan/2017/07/09/sekuntum-melati-ibu/ Teks by : @riskakahiyang
Kelas Cerpen Kompas kembali hadir pada 14-15 Juni 2017. Di kelas ini, para pembicara seperti Joko Pinurbo (penyair), Linda Christanty (penulis), @arcana.putu (wartawan Harian Kompas dan editor Cerpen Kompas) akan mengupas lebih dalam teknik menulis dan penggalian ide kreatif.
Peserta juga berkesempatan mendiskusikan karya mereka dengan pembicara dalam authors speed date pada hari pertama
.
Pada hari kedua, peserta akan mendapatkan materi untuk mempertajam karya. Kemudian, karya-karya peserta yang lolos seleksi lanjutan akan diterbitkan menjadi sebuah buku kumpulan cerpen
.
Pastikan Anda terdaftar dalam Kelas Cerpen Kompas 2017. Informasi dan pendaftaran klik komp.as/kelascerpen atau klik link di bio
.
#kelascerpenkompas #cerpenkompas #kelaskompas
Kelas Cerpen Kompas kembali hadir pada 14-15 Juni 2017. Di kelas ini, para pembicara seperti Joko Pinurbo (penyair), Linda Christanty (penulis), @arcana.putu (wartawan Harian Kompas dan editor Cerpen Kompas) akan mengupas lebih dalam teknik menulis dan penggalian ide kreatif. Peserta juga berkesempatan mendiskusikan karya mereka dengan pembicara dalam authors speed date pada hari pertama . Pada hari kedua, peserta akan mendapatkan materi untuk mempertajam karya. Kemudian, karya-karya peserta yang lolos seleksi lanjutan akan diterbitkan menjadi sebuah buku kumpulan cerpen . Pastikan Anda terdaftar dalam Kelas Cerpen Kompas 2017. Informasi dan pendaftaran klik komp.as/kelascerpen atau klik link di bio . #kelascerpenkompas  #cerpenkompas  #kelaskompas 
Dan berakhirlah webinar #uwrf2016 hari ini. Terima kasih untuk semua peserta yang sudah meluangkan waktu, sampai berjumpa di acara Kompas Corner selanjutnya! #uwrf2016 #cerpenkompas #creativewriting #WebinarKomCor
Empat Babak Cornelia
.

Ilustrasi karya Senna Yudha .

Jumat malam ini, kali ketiga aku datang ke kafé berjuluk ”Green & Blue”. Kapal-kapal wisatawan memenuhi riak Sungai Thames. London Bridge dalam sapuan cahaya neon bergantian warna. Sepotong ”black forest”, secangkir caffe latte dengan sedikit gula. Begitu aduhai duduk di Green & Blue Café. Itu hanya pelengkap. Hidangan istimewa tetap dia, sesosok wanita berwajah Asia yang selalu membawakan sebuah lagu di panggung kecil pojok kafé.
.

Lengkapnya Cornelia Wiji Sugondo. Lha, aku ini asli wong ndeso. Asli dari Brosot Kulon Progo,” dia tertawa renyah. ”Kau sendiri?”
”Agung Saputra Wijaya. Cukup dipanggil Agung. Mengikuti ritme kerja ayah yang bekerja di perusahaan minyak global. Lahir di Budapest. SD sampai SMP di Kanada. SMA dan kuliah S-1 di Indonesia. Ambil master keuangan di Chicago University. Jadi, aku ini orang mana, ya?” sedikit tersenyum, kutatap dia.
”Ayah dari mana?” balik ia bertanya.
”Trenggalek.”
”Lha, iya, tetap saja kamu seperti diriku. Wong ndeso,” dia tertawa. ”Dan kenapa orang Trenggalek bisa sampai London?”
. .

Baca cerpen "Empat Babak Cornelia" karya AM Lilik Agung di Harian Kompas Minggu, 19 November 2017 dan atau pada versi digital berlangganan di kompas.id (klik link di bio @HarianKompas).
.
.

#HarianKompas #CerpenKompas #Cerpen @kom_ming
Empat Babak Cornelia . Ilustrasi karya Senna Yudha . Jumat malam ini, kali ketiga aku datang ke kafé berjuluk ”Green & Blue”. Kapal-kapal wisatawan memenuhi riak Sungai Thames. London Bridge dalam sapuan cahaya neon bergantian warna. Sepotong ”black forest”, secangkir caffe latte dengan sedikit gula. Begitu aduhai duduk di Green & Blue Café. Itu hanya pelengkap. Hidangan istimewa tetap dia, sesosok wanita berwajah Asia yang selalu membawakan sebuah lagu di panggung kecil pojok kafé. . Lengkapnya Cornelia Wiji Sugondo. Lha, aku ini asli wong ndeso. Asli dari Brosot Kulon Progo,” dia tertawa renyah. ”Kau sendiri?” ”Agung Saputra Wijaya. Cukup dipanggil Agung. Mengikuti ritme kerja ayah yang bekerja di perusahaan minyak global. Lahir di Budapest. SD sampai SMP di Kanada. SMA dan kuliah S-1 di Indonesia. Ambil master keuangan di Chicago University. Jadi, aku ini orang mana, ya?” sedikit tersenyum, kutatap dia. ”Ayah dari mana?” balik ia bertanya. ”Trenggalek.” ”Lha, iya, tetap saja kamu seperti diriku. Wong ndeso,” dia tertawa. ”Dan kenapa orang Trenggalek bisa sampai London?” . . Baca cerpen "Empat Babak Cornelia" karya AM Lilik Agung di Harian Kompas Minggu, 19 November 2017 dan atau pada versi digital berlangganan di kompas.id (klik link di bio @HarianKompas). . . #HarianKompas  #CerpenKompas  #Cerpen  @kom_ming
.
Boleh lah, sekali-kali saya posting sebagai penanda kalau saya pernah menulis.
.
Terima kasih sudah mengirimkan foto-foto ini kepada saya @imamghazali dan @madegita789.
Semoga bukan untuk yang pertama dan terakhir di Kompas.
.

#2017lebihbaik 
#cerpenkompas
. Boleh lah, sekali-kali saya posting sebagai penanda kalau saya pernah menulis. . Terima kasih sudah mengirimkan foto-foto ini kepada saya @imamghazali dan @madegita789. Semoga bukan untuk yang pertama dan terakhir di Kompas. . #2017lebihbaik  #cerpenkompas 
Ilustrasi cerpen karya Made Meiada untuk cerpen karya Farizal Sikumbang di @hariankompas, Minggu, 1 Oktober 2017
.

Penagih Hutang Bersepeda Kumbang

Perihal cerita tentang seorang penagih hutang bersepeda kumbang, memang sudah banyak dilupakan oleh orangtua di kampung Kuranji. Bagi anak-anak, dan  remaja yang beranjak dewasa, tentu saja cerita itu kini bagai tak pernah ada, karena tak pernah dituturkan oleh orangtua mereka. Tapi bagi keluarga kami, cerita itu  tetaplah hidup
.

#ilustrasi #cerpen #cerpenkompas
Ilustrasi cerpen karya Made Meiada untuk cerpen karya Farizal Sikumbang di @hariankompas, Minggu, 1 Oktober 2017 . Penagih Hutang Bersepeda Kumbang Perihal cerita tentang seorang penagih hutang bersepeda kumbang, memang sudah banyak dilupakan oleh orangtua di kampung Kuranji. Bagi anak-anak, dan  remaja yang beranjak dewasa, tentu saja cerita itu kini bagai tak pernah ada, karena tak pernah dituturkan oleh orangtua mereka. Tapi bagi keluarga kami, cerita itu  tetaplah hidup . #ilustrasi  #cerpen  #cerpenkompas 
•
Buat yang suka topik politik, ini keren banget. Lagian, memang jarang sekali cerpen Kompas yang nggak bahas politik atau isu sosial lainnya. Sebagian saya paham, sebagiannya nggak. :/ Mungkin itu sebabnya saya merasa kurang greget dengan kumcer ini.
.
Favorit:
1. Aku, Pembunuh Munir (SGA)
2. Piutang-Piutang Menjelang Ajal (Jujur Prananto)
3. Eyang (Putu Wijaya)
4. Amin (F. Rahardi)
5. Rumah Tuhan (AK Basuki)
.
.
.
#klubsolidaritassuamihilang #cerpenkompas #cerpenkoran #cerpenpilihankompas2013 #2017reading #bookstagram #bookstagramindonesia #bookphotography #minireview #instabook #igbooks
• Buat yang suka topik politik, ini keren banget. Lagian, memang jarang sekali cerpen Kompas yang nggak bahas politik atau isu sosial lainnya. Sebagian saya paham, sebagiannya nggak. :/ Mungkin itu sebabnya saya merasa kurang greget dengan kumcer ini. . Favorit: 1. Aku, Pembunuh Munir (SGA) 2. Piutang-Piutang Menjelang Ajal (Jujur Prananto) 3. Eyang (Putu Wijaya) 4. Amin (F. Rahardi) 5. Rumah Tuhan (AK Basuki) . . . #klubsolidaritassuamihilang  #cerpenkompas  #cerpenkoran  #cerpenpilihankompas2013  #2017reading  #bookstagram  #bookstagramindonesia  #bookphotography  #minireview  #instabook  #igbooks 
Lukisan Kaligrafi | A. Mustofa Bisri

Kondisi Segel dan Original.

Rp43.000

Pesan via comment atau WA 0812.9000.6640
Line: tokodaunjatuh

#bukuindonesia #cerpenkompas #SenoGumiraAjidarma #BudiDarma #PutuWijaya #tokodaunjatuh #buku #bukubagus #bukumurah #kumcerkompas #bukucerpen #bukunovel #bukujakarta #bukusecond #bukubekas #bukubekasmurah #bukujadul #bukukompas #penerbitkompas #kompas #kumpulancerpen #kumpulancerpenkompas #mustofabisri #gusmus #ahmadtohari #cintadiatasperahucadik
Cerpen Kompas Pilihan 2009
Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian 
Buku Kompas -2010
Tebal 178 hal
Rp 25.000

#cerpenkompas
Cerpen Kompas Pilihan 2009 Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian Buku Kompas -2010 Tebal 178 hal Rp 25.000 #cerpenkompas 
Kuntowijoyo, dkk. || Laki-laki yang Kawin dengan Peri || Cerpen Pilihan Kompas 1995 || 148 hlm || Kompas || 63.000
▪
▪ "Cerpen yang dipilih di sini hampir semua melukiskan kondisi fisik dan psikis dari kalangan bawah atau marginal yang serba kalang-kabut. Termasuk sikap maupun jalan nalar para pelakunya. Kesemrawutan hidup yang harus dikayuh dengan dayung-dayung yang rusak dan rapuh, tragedi situasional yang hampir tidak memungkinkan jalan keluar. Kondisi manusia-manusia Indonesia yang harus menghadapi ketidakadilan atau justru ketololan. Absurditas sekuensi peristiwa yang membuat orang putus asa atau justru tertawa terbahak-bahak karena memang sudah keterlaluan kekonyolan situasionalnya, dan sebagainya." (Y.B. Mangunwijaya)

Pemesanan hubungi 087838272209 (wa/sms)

#kuntowijoyo #lakilakiyangkawindenganperi #cerpenpilihankompas1995 #sastraindonesia #cerpen #cerpenkompas #boekoephinisi #instabuku #instaonline #bookworm #bookshelf #bookstagram #bookstagramindonesia #cewekhits #prosa #prosalirik #novel #sastra #bukuonline #bukubagus #independentbookstore #jualbukuonline #bacabuku #mahasiswasastra #kutubuku #bukuhits
Kuntowijoyo, dkk. || Laki-laki yang Kawin dengan Peri || Cerpen Pilihan Kompas 1995 || 148 hlm || Kompas || 63.000 ▪ ▪ "Cerpen yang dipilih di sini hampir semua melukiskan kondisi fisik dan psikis dari kalangan bawah atau marginal yang serba kalang-kabut. Termasuk sikap maupun jalan nalar para pelakunya. Kesemrawutan hidup yang harus dikayuh dengan dayung-dayung yang rusak dan rapuh, tragedi situasional yang hampir tidak memungkinkan jalan keluar. Kondisi manusia-manusia Indonesia yang harus menghadapi ketidakadilan atau justru ketololan. Absurditas sekuensi peristiwa yang membuat orang putus asa atau justru tertawa terbahak-bahak karena memang sudah keterlaluan kekonyolan situasionalnya, dan sebagainya." (Y.B. Mangunwijaya) Pemesanan hubungi 087838272209 (wa/sms) #kuntowijoyo  #lakilakiyangkawindenganperi  #cerpenpilihankompas1995  #sastraindonesia  #cerpen  #cerpenkompas  #boekoephinisi  #instabuku  #instaonline  #bookworm  #bookshelf  #bookstagram  #bookstagramindonesia  #cewekhits  #prosa  #prosalirik  #novel  #sastra  #bukuonline  #bukubagus  #independentbookstore  #jualbukuonline  #bacabuku  #mahasiswasastra  #kutubuku  #bukuhits 
Seno Gumira Ajidarma || Pelajaran Mengarang || Cerpen Pilihan Kompas 1993 || 170 hlm || Kompas || 65.000
▪
▪
"Pelajaran Mengarang" terdiri dari karya-karya pengarang Indonesia ternama, seperti:
Seno Gumira Ajidarma, Bre Redana, Radhar Panca Dahana, Hamsad Rangkuti, Julius Siyaranamual, Beni Setia, Putu Wijaya, Satyagraha Hoerip, Slamet Nurzaini, Ratna Indraswari Ibrahim, Bondan Winarno, Bakdi Sumanto, Gde Aryantha Soethama, dan Harris Effendi Thahar.

Cerita-cerita di dalamnya cenderung realis, membicarakan segala ihwal yang dekat dan akrab dalam kehidupan masyarakat kita, dan tentu saja dengan segala permasalahannya, baik yang sangat tampak maupun yang "sulit" untuk ditangkap.

Pemesanan hubungi 087838272209 (wa/sms)

#senogumiraajidarma #pelajaranmengarang #cerpenkompas #cerpenpilihankompas1993 #sastraindonesia #boekoephinisi #instabuku #instaonline #bookworm #bookshelf #bookstagram #bookstagramindonesia #cewekhits #prosa #prosalirik #novel #sastra #bukuonline #bukubagus #independentbookstore #jualbukuonline #bacabuku #mahasiswasastra #kutubuku #bukuhits
Seno Gumira Ajidarma || Pelajaran Mengarang || Cerpen Pilihan Kompas 1993 || 170 hlm || Kompas || 65.000 ▪ ▪ "Pelajaran Mengarang" terdiri dari karya-karya pengarang Indonesia ternama, seperti: Seno Gumira Ajidarma, Bre Redana, Radhar Panca Dahana, Hamsad Rangkuti, Julius Siyaranamual, Beni Setia, Putu Wijaya, Satyagraha Hoerip, Slamet Nurzaini, Ratna Indraswari Ibrahim, Bondan Winarno, Bakdi Sumanto, Gde Aryantha Soethama, dan Harris Effendi Thahar. Cerita-cerita di dalamnya cenderung realis, membicarakan segala ihwal yang dekat dan akrab dalam kehidupan masyarakat kita, dan tentu saja dengan segala permasalahannya, baik yang sangat tampak maupun yang "sulit" untuk ditangkap. Pemesanan hubungi 087838272209 (wa/sms) #senogumiraajidarma  #pelajaranmengarang  #cerpenkompas  #cerpenpilihankompas1993  #sastraindonesia  #boekoephinisi  #instabuku  #instaonline  #bookworm  #bookshelf  #bookstagram  #bookstagramindonesia  #cewekhits  #prosa  #prosalirik  #novel  #sastra  #bukuonline  #bukubagus  #independentbookstore  #jualbukuonline  #bacabuku  #mahasiswasastra  #kutubuku  #bukuhits 
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini buku kumpulan cerpen Kompas memakai judul Cerpen Kompas Pilihan sementara biasanya menggunakan judul Cerpen Pilihan Kompas.

Perubahan itu adalah karena keinginan selalu merevitalisasi diri, yaitu sifat yang melekat pada media massa agar mampu mengikuti perkembangan masyarakat pembacanya.

Bila sebelumnya cerpen-cerpen yang akan diterbitkan menjadi buku itu dipilih sejumlah anggota Redaksi Kompas, maka kali ini proses pemilihan sepenuhnya diserahkan kepada pihak luar.

Untuk kali ini Redaksi Kompas memilih Prof. Dr. Bambang Sugiharto, guru besar filsafat yang mengajar di Universitas Parahyangan dan Institut Teknologi Bandung, dan Nirwan Dewanto, penulis berbagai genre sastra, untuk memilih dari cerpen-cerpen yang terbit di Kompas pada tahun 2005 dan 2006.

Simak pandangan keduanya mengenai 16 cerpen pilihan mereka di dalam buku antologi kali ini.
–
Goodreads: ★★★★☆ (3.56/5)
–
#ripin #adekalwi #agusnoor #danarto #dewiriautari #djenarmaesaayu #ekakurniawan #gustfsakai #kurniaeffendi #puthutea #senogumiraajidarma #triyantotriwikromo #ugoranprasad #buku #fiksi #cerpen #cerpenkompas #kedaiboekoe #tokobuku #bukukompas
.
.
CERPEN KOMPAS KOMPAS 2005-2006: RIPIN
Ugoran Prasad, Puthut EA, Eka Kurniawan, dkk
Buku Kompas, 2007

Segel | Rp50.000
Pesan via SMS/WA 085891444731
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini buku kumpulan cerpen Kompas memakai judul Cerpen Kompas Pilihan sementara biasanya menggunakan judul Cerpen Pilihan Kompas. Perubahan itu adalah karena keinginan selalu merevitalisasi diri, yaitu sifat yang melekat pada media massa agar mampu mengikuti perkembangan masyarakat pembacanya. Bila sebelumnya cerpen-cerpen yang akan diterbitkan menjadi buku itu dipilih sejumlah anggota Redaksi Kompas, maka kali ini proses pemilihan sepenuhnya diserahkan kepada pihak luar. Untuk kali ini Redaksi Kompas memilih Prof. Dr. Bambang Sugiharto, guru besar filsafat yang mengajar di Universitas Parahyangan dan Institut Teknologi Bandung, dan Nirwan Dewanto, penulis berbagai genre sastra, untuk memilih dari cerpen-cerpen yang terbit di Kompas pada tahun 2005 dan 2006. Simak pandangan keduanya mengenai 16 cerpen pilihan mereka di dalam buku antologi kali ini. – Goodreads: ★★★★☆ (3.56/5) – #ripin  #adekalwi  #agusnoor  #danarto  #dewiriautari  #djenarmaesaayu  #ekakurniawan  #gustfsakai  #kurniaeffendi  #puthutea  #senogumiraajidarma  #triyantotriwikromo  #ugoranprasad  #buku  #fiksi  #cerpen  #cerpenkompas  #kedaiboekoe  #tokobuku  #bukukompas  . . CERPEN KOMPAS KOMPAS 2005-2006: RIPIN Ugoran Prasad, Puthut EA, Eka Kurniawan, dkk Buku Kompas, 2007 Segel | Rp50.000 Pesan via SMS/WA 085891444731
JUAL CEPAT BUKU BEKAS

1. The Black Cat and Other Stories - Edgar Allan Poe. Noura Books Cetakan I 2016 kondisi baik

2. Wind + Pinball (dua novel debut Murakami) - Haruki Murakami. Hard Cover kondisi baik

3. The Wisdom of Pramoedya Ananta Toer (Kumpulan tulisan Pramoedya Ananta Toer) Edelweis, Cetakan I 2014 kondisi cukup baik

4. Lapis-Lapis Keberkahan - Salim Afillah. Pro-U Media 2014 kondisi baik

5. Cerpen Pilihan Kompas 2015 kondisi baik

Whatsapp: 0838-2880-771

#EdgarAllanPoe #HarukiMurakami #Pramoedya #Ananta #Toer #SalimAfillah #CerpenKompas #JualBukuBekas #Buku #Sastra #Ulasan #BukuBekasBandung #JualBuku #bukusastra
JUAL CEPAT BUKU BEKAS 1. The Black Cat and Other Stories - Edgar Allan Poe. Noura Books Cetakan I 2016 kondisi baik 2. Wind + Pinball (dua novel debut Murakami) - Haruki Murakami. Hard Cover kondisi baik 3. The Wisdom of Pramoedya Ananta Toer (Kumpulan tulisan Pramoedya Ananta Toer) Edelweis, Cetakan I 2014 kondisi cukup baik 4. Lapis-Lapis Keberkahan - Salim Afillah. Pro-U Media 2014 kondisi baik 5. Cerpen Pilihan Kompas 2015 kondisi baik Whatsapp: 0838-2880-771 #EdgarAllanPoe  #HarukiMurakami  #Pramoedya  #Ananta  #Toer  #SalimAfillah  #CerpenKompas  #JualBukuBekas  #Buku  #Sastra  #Ulasan  #BukuBekasBandung  #JualBuku  #bukusastra 
#forsale 
PAMERAN ILUSTRASI CERPEN KOMPAS 2011.
Kuratorial: Kuss Indarto.
Penerbit: BBY, 2012.
70 hlm.
65rb.
#pameranilustrasicerpenkompas #bukupameran #pameranilustrasi #pameranlukisan #cerpenkompas
Cerpen Kompas, berisi berbagai cerpen dari beberapa penulis yang sudah dibukukan. 
Pilihan dari tahun ke tahun.. memuat cerpen yang sudah tersusun secara rapi. 
ada berbagai pilihan tahun, sampai tahun terbaru 2017
ready stock
untuk tanya2 hubungi kontak dibio

#BakulBukuGemes 
#bukumurah
#novelmurah
#novelmurahmeriah
#novelmurahjogja
#realpictures
#stock
#dodolannovel
#bukuoriginal
#bukuoriginalmurah
#kompas
#cerpenkompas
from @hariankompas -  Karya Yusuf Susilo Hartono (@yshartono)
.

Sudah larut malam, barak pengungsi itu dipagut sepi. Mereka saling pandang ketika hendak memutuskan siapa akan menjemput Ida Waluh di lereng Gunung Agung. Perjalanan kurang dari tiga jam, tapi penuh mara bahaya, jika gunung yang dalam keadaan awas itu tiba-tiba meletus.
.

Baca cerpen "Ida Waluh di Lereng Gunung Agung" oleh Gde Aryantha Soethama di Kompas Minggu, 26 November 2017 atau pada versi digital berlangganan di kompas.id (klik link di bio @hariankompas)
.
.
.

#HarianKompas #CerpenKompas #IlustrasiCerpen #Cerpen #ilustrasi @kom_ming - #regrann
from @hariankompas - Karya Yusuf Susilo Hartono (@yshartono) . Sudah larut malam, barak pengungsi itu dipagut sepi. Mereka saling pandang ketika hendak memutuskan siapa akan menjemput Ida Waluh di lereng Gunung Agung. Perjalanan kurang dari tiga jam, tapi penuh mara bahaya, jika gunung yang dalam keadaan awas itu tiba-tiba meletus. . Baca cerpen "Ida Waluh di Lereng Gunung Agung" oleh Gde Aryantha Soethama di Kompas Minggu, 26 November 2017 atau pada versi digital berlangganan di kompas.id (klik link di bio @hariankompas) . . . #HarianKompas  #CerpenKompas  #IlustrasiCerpen  #Cerpen  #ilustrasi  @kom_ming - #regrann 
Riwayat Negeri yang Haru: Cerpen KOMPAS Terpilih 1981-1990

by A.A. Navis dkk
Penerbit Buku Kompas, 2006
Paperback, 476 halaman
Kondisi bagus, ada gripis di bagian pojok bawah seperti pada gambar 2
Harga 100.000

Tidak bisa bersuara keras secara politis, lalu mengalihkan perhatiannya pada empati publik yang kalah sebagai kontras dari ketentraman politis dan ideologis yang dipropagandakan pemerintah kala itu. Mungkin hal inilah yang dimaksud dengan “perlawanan dalam diam” di kalangan sastra. Hampir seluruh dari ke-55 cerpen ini a-politis dan a-ideologis, dalam arti tiadanya gugatan-gugatan – tersembunyi atau tidak – pada kenyataan politik dan ideologi (Orde Baru pada masa itu) yang sangat menekan. Begitulah isi dari sebagian kumpulan cerpen buah tangan A.A. Navis, Danarto, Emha Ainun Nadjib, Hamsad Rangkuti dkk, begitu juga Radhar Panca Dahana Riwayat Negeri yang Haru.

#jualbuku #bukubagus #kumpulankarangan #kumcer #riwayatnegeriyangharu #cerpenkompas
Riwayat Negeri yang Haru: Cerpen KOMPAS Terpilih 1981-1990 by A.A. Navis dkk Penerbit Buku Kompas, 2006 Paperback, 476 halaman Kondisi bagus, ada gripis di bagian pojok bawah seperti pada gambar 2 Harga 100.000 Tidak bisa bersuara keras secara politis, lalu mengalihkan perhatiannya pada empati publik yang kalah sebagai kontras dari ketentraman politis dan ideologis yang dipropagandakan pemerintah kala itu. Mungkin hal inilah yang dimaksud dengan “perlawanan dalam diam” di kalangan sastra. Hampir seluruh dari ke-55 cerpen ini a-politis dan a-ideologis, dalam arti tiadanya gugatan-gugatan – tersembunyi atau tidak – pada kenyataan politik dan ideologi (Orde Baru pada masa itu) yang sangat menekan. Begitulah isi dari sebagian kumpulan cerpen buah tangan A.A. Navis, Danarto, Emha Ainun Nadjib, Hamsad Rangkuti dkk, begitu juga Radhar Panca Dahana Riwayat Negeri yang Haru. #jualbuku  #bukubagus  #kumpulankarangan  #kumcer  #riwayatnegeriyangharu  #cerpenkompas 
#Repost @juraganbukulamper (@get_repost)
・・・
"Kondisi yang dipilih di sini hampir semua melukiskan kondisi fisik dan psikis dari kalangan bawah atau marjinal yang serba kalang kabut. Termasuk jalan dan nalar pikirannya... Kumpulan terbaik kompas kali ini diisi Kuntowijoyo, Yanusa Nugroho, Umar Kayam, Putu Wijaya, Ahmad Tohari, Jujur Prananto.... Buku cetak ulang. Harga 55rb. Minat? 
Inboks atau WA ke 085225036797.

#lakilakiyangkawindenganperi 
#kompas #cerpen #cerpenkompas
#kumcer
#Repost  @juraganbukulamper (@get_repost) ・・・ "Kondisi yang dipilih di sini hampir semua melukiskan kondisi fisik dan psikis dari kalangan bawah atau marjinal yang serba kalang kabut. Termasuk jalan dan nalar pikirannya... Kumpulan terbaik kompas kali ini diisi Kuntowijoyo, Yanusa Nugroho, Umar Kayam, Putu Wijaya, Ahmad Tohari, Jujur Prananto.... Buku cetak ulang. Harga 55rb. Minat? Inboks atau WA ke 085225036797. #lakilakiyangkawindenganperi  #kompas  #cerpen  #cerpenkompas  #kumcer 
Dua Kelamin bagi Midin (Cerpen Kompas Pilihan 1970-1980)
Pengarang: Seno Ajidarma dkk
Penerbit : Kompas, 2003
400 halaman
Kondisi bagus
Harga 125.000

Sebanyak 53 cerpen yang terbit di Kompas dalam rentang waktu 1970-1980 terhimpun dalam antologi ini. Dengan menggunakan pendekatan spectrum oriented, lewat ke-53 cerpen yang terpilih dalam antologi ini, Seno Gumira Ajidarma selaku editornya ingin menjawab pertanyaan: bagaimana cerpen-cerpen ini menggambarkan perbincangan budaya yang berlaku di masa itu, dengan membuka kemungkinan untuk melibatkannya dalam perbincangan sepanjang masa. Di sini, ia bukan lagi hanya sebagai cerpen dalam kanon sastra, yang sibuk dengan teknikalitas dan virtuositasnya, melainkan dalam konteksnya dengan pertarungan ideologi dekade 1970-1980. Oleh karenanya kehadiran antologi ini tidak saja penting dibaca guna memperluas pengetahuan kita tentang khazanah sastra Indonesia, tetapi juga berguna sebagai bahan kajian bagi kalangan akademisi.

Referensi:
http://www.goodreads.com/book/show/1025839.Dua_Kelamin_bagi_Midin

#jualbuku
#bukubagus #ceritapendek #kumcer #senogumiraajidarma #cerpenkompas
Dua Kelamin bagi Midin (Cerpen Kompas Pilihan 1970-1980) Pengarang: Seno Ajidarma dkk Penerbit : Kompas, 2003 400 halaman Kondisi bagus Harga 125.000 Sebanyak 53 cerpen yang terbit di Kompas dalam rentang waktu 1970-1980 terhimpun dalam antologi ini. Dengan menggunakan pendekatan spectrum oriented, lewat ke-53 cerpen yang terpilih dalam antologi ini, Seno Gumira Ajidarma selaku editornya ingin menjawab pertanyaan: bagaimana cerpen-cerpen ini menggambarkan perbincangan budaya yang berlaku di masa itu, dengan membuka kemungkinan untuk melibatkannya dalam perbincangan sepanjang masa. Di sini, ia bukan lagi hanya sebagai cerpen dalam kanon sastra, yang sibuk dengan teknikalitas dan virtuositasnya, melainkan dalam konteksnya dengan pertarungan ideologi dekade 1970-1980. Oleh karenanya kehadiran antologi ini tidak saja penting dibaca guna memperluas pengetahuan kita tentang khazanah sastra Indonesia, tetapi juga berguna sebagai bahan kajian bagi kalangan akademisi. Referensi: http://www.goodreads.com/book/show/1025839.Dua_Kelamin_bagi_Midin #jualbuku  #bukubagus  #ceritapendek  #kumcer  #senogumiraajidarma  #cerpenkompas 
sepi pun menari di tepi hari, Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2004 - terbitan Kompas - Koleksi Gudang Segel - Rp. 42.000
_______________________________

Membaca enam belas cerpen pilihan KOmpas tahun 2004 seperti mendengarkan nyanyi sunyi di tengah ingar bingar dunia abad ke-21 yang penuh kekerasan dan kepalsuan--di antara hubungan laki-laki dan perempuan, orang tua dan anak, sesama warga komunitas, desa, negara, antarbangsa.. Cerpen-cerpen ini tidak ditulis oleh satu orang, melainkan lima belas pengarang, bukan dipilih oleh satu tapi oleh sekumpulan orang, bukan berdasarkan tema, melainkan konsensus cita rasa. (Melani Budianta)

Agus Sarjono 
Budiarto Danujaya
Cok Sawitri
Herlino Soleman 
Indra Tranggono
Jujur Prananto
Kuntowijoyo
Puthut EA
Putu Fajar Arcana
Radhar Panca Dahana
Ratna Indrawari Ibrahim 
Sapardi Djoko Damono
Triyanto Triwikromo
Wayan Sunarta
Yanusa Nugroho 
_____________

cara memesan:
Kirim SMS / WA ke: 082132198288 
Berisi: Judul buku__Jumlah buku__Nama lengkap_Alamat lengkap
Transfer biaya pembelian dan ongkir 
ke No rek BRI 0086-01-081750-50-9 an Ferdian Afrianto
konfirmasi segera bila telah melakukan pembayaran
Buku dikirim ke alamat tujuan setelah pembayaran.
Salam
#penerbitmejatamu #bukucerpen #cerpenkompas #buku #ceritapendek #kumcer
sepi pun menari di tepi hari, Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas 2004 - terbitan Kompas - Koleksi Gudang Segel - Rp. 42.000 _______________________________ Membaca enam belas cerpen pilihan KOmpas tahun 2004 seperti mendengarkan nyanyi sunyi di tengah ingar bingar dunia abad ke-21 yang penuh kekerasan dan kepalsuan--di antara hubungan laki-laki dan perempuan, orang tua dan anak, sesama warga komunitas, desa, negara, antarbangsa.. Cerpen-cerpen ini tidak ditulis oleh satu orang, melainkan lima belas pengarang, bukan dipilih oleh satu tapi oleh sekumpulan orang, bukan berdasarkan tema, melainkan konsensus cita rasa. (Melani Budianta) Agus Sarjono Budiarto Danujaya Cok Sawitri Herlino Soleman Indra Tranggono Jujur Prananto Kuntowijoyo Puthut EA Putu Fajar Arcana Radhar Panca Dahana Ratna Indrawari Ibrahim Sapardi Djoko Damono Triyanto Triwikromo Wayan Sunarta Yanusa Nugroho _____________ cara memesan: Kirim SMS / WA ke: 082132198288 Berisi: Judul buku__Jumlah buku__Nama lengkap_Alamat lengkap Transfer biaya pembelian dan ongkir ke No rek BRI 0086-01-081750-50-9 an Ferdian Afrianto konfirmasi segera bila telah melakukan pembayaran Buku dikirim ke alamat tujuan setelah pembayaran. Salam #penerbitmejatamu  #bukucerpen  #cerpenkompas  #buku  #ceritapendek  #kumcer 
TART DI BULAN HUJAN, Kumpulan Cerpen Kompas - karya Bakdi Soemanto terbitan Kompas - Koleksi Gudang Segel - Rp. 28.000
_______________________________

Buku kumpulan cerita pendek Bakdi Soemanto, sastrawan senior yang namanya tak asing dalgi dalam jagat sastra Indonesia. Antologi ini merupakan bagian dari seri buku "Kumpulan Cerpen Kompas" yang mulai diterbitkan Penerbit Buku Kompas sejak tahun 2013 lalu.

Ke-25 cerpen yang mengisi buku ini menarik karena lahir dari seorang Bakdi Soemanto yang memiliki beragam minat lain di samping menulis cerpen. Menekuni bidang tulis-menulis sejak usia remaja, Bakdi tumbuh menjadi seorang seniman dan sastrawan serbabisa. 
_____________

cara memesan:
Kirim SMS / WA ke: 082132198288 
Berisi: Judul buku__Jumlah buku__Nama lengkap_Alamat lengkap
Transfer biaya pembelian dan ongkir 
ke No rek BRI 0086-01-081750-50-9 an Ferdian Afrianto
konfirmasi segera bila telah melakukan pembayaran
Buku dikirim ke alamat tujuan setelah pembayaran.
Salam
#penerbitmejatamu #buku #kumcer #cerpenkompas #bukusastra
TART DI BULAN HUJAN, Kumpulan Cerpen Kompas - karya Bakdi Soemanto terbitan Kompas - Koleksi Gudang Segel - Rp. 28.000 _______________________________ Buku kumpulan cerita pendek Bakdi Soemanto, sastrawan senior yang namanya tak asing dalgi dalam jagat sastra Indonesia. Antologi ini merupakan bagian dari seri buku "Kumpulan Cerpen Kompas" yang mulai diterbitkan Penerbit Buku Kompas sejak tahun 2013 lalu. Ke-25 cerpen yang mengisi buku ini menarik karena lahir dari seorang Bakdi Soemanto yang memiliki beragam minat lain di samping menulis cerpen. Menekuni bidang tulis-menulis sejak usia remaja, Bakdi tumbuh menjadi seorang seniman dan sastrawan serbabisa. _____________ cara memesan: Kirim SMS / WA ke: 082132198288 Berisi: Judul buku__Jumlah buku__Nama lengkap_Alamat lengkap Transfer biaya pembelian dan ongkir ke No rek BRI 0086-01-081750-50-9 an Ferdian Afrianto konfirmasi segera bila telah melakukan pembayaran Buku dikirim ke alamat tujuan setelah pembayaran. Salam #penerbitmejatamu  #buku  #kumcer  #cerpenkompas  #bukusastra 
Klub Solidaritas Suami Hilang
Cerpen Pilihan KOMPAS 2013
248 halaman
Kompas 20014
IDR : SOLD

#bukusejarah #bukulangka #bukulawas #jualbuku  #tokobuku #jualbukulangka #jualbukulawas #bukujadoel #bukujadul #lapakbuku #jualbuku #bukusastara #bukuseken #jualbukulangka #jualbukulawas #bacabuku #novel #buku#cerpenkompas
Ilustrasi cerpen karya Deidra Mesayu (@ramesayur)
.

Dosa terbesar saya hari ini adalah karena saya telah membiarkan rambut saya tergerai. Orang-orang memandang saya dengan kebencian yang tidak saya mengerti. Terutama perempuan tua berambut kusut itu. Ia mengira saya adalah perempuan Liak, yang gemar menari di kuburan desa untuk merapal mantra ilmu hitam. Ia menuduh saya kerap menari memutari Sanggah Cucuk, dengan menaikkan satu kaki, sambil melengkingkan tawa mengikik yang meremangkan bulu kuduk.
.

Perempuan itu mengatai-ngatai saya perempuan berambut api. Ia membuang ludahnya yang kental setiap saya melintas. Orang-orang lain ikut membenci saya.
.

Baca selengkapnya cerpen "Perempuan Berambut Api" oleh Ni Komang Ariani di Kompas Minggu, 12 November 2017 dan atau pada versi digital melalui kompas.id (klik link di bio @hariankompas)
.
.

#Cerpen #CerpenKompas
Ilustrasi cerpen karya Deidra Mesayu (@ramesayur) . Dosa terbesar saya hari ini adalah karena saya telah membiarkan rambut saya tergerai. Orang-orang memandang saya dengan kebencian yang tidak saya mengerti. Terutama perempuan tua berambut kusut itu. Ia mengira saya adalah perempuan Liak, yang gemar menari di kuburan desa untuk merapal mantra ilmu hitam. Ia menuduh saya kerap menari memutari Sanggah Cucuk, dengan menaikkan satu kaki, sambil melengkingkan tawa mengikik yang meremangkan bulu kuduk. . Perempuan itu mengatai-ngatai saya perempuan berambut api. Ia membuang ludahnya yang kental setiap saya melintas. Orang-orang lain ikut membenci saya. . Baca selengkapnya cerpen "Perempuan Berambut Api" oleh Ni Komang Ariani di Kompas Minggu, 12 November 2017 dan atau pada versi digital melalui kompas.id (klik link di bio @hariankompas) . . #Cerpen  #CerpenKompas 
Dari Salawat Dedaunan sampai Kunang-kunang di Langit Jakarta
Oleh : Yanusa Nugroho, Agus Noor, Andrei Aksana, Triyanto Triwikromo, Toni Lesmana, Sunggung Raga, Mashdar Zainal, G.M. Sudarta , more
Harga : Rp 49.000
Penerbit Buku Kompas 
Dalam sekali pukul pembacaan, kita akan menemukan sedikit ciri yang menandai sebagian besar cerpen (di buku ini). Pertama adalah pilihan bentuk dan gaya, atau cara penceritaan yang secara dominan dipenuhi oleh kecenderungan yang mistik, lalu mengarahkan cerita pada simpulan atau akhir yang supranatural dan surealistik. Tak kurang dari 50% (11 cerpen) yang memiliki kecenderungan semacam ini, mulai dari "Wiro Seledri" karya GM Sudarta, "Biografi Kunang-kunang" (Sunggung Raga), "Burung Api Siti" (Triyanto Triwikromo), hingga "Malam di Kota Merah" (Toni Lesmana), "Batas Tidur" (Gede Aryantha Soethama). Dua cerpen yang terpilih sebagai "terbaik" pun "Salawat Dedaunan" (Yanusa Nugroho) dan "Kunang-kunang di Langit Jakarta" (Agus Noor) memiliki sub-genre yang sama.

Dalam kumpulan ini, ketujuh cerpen terpilih tetap dalam tegangan itu, saat mereka menjumput kembali khazanah cerita lokal, hingga logika, mitologi, dan mistisisme lokalnya. Katakanlah karya-karya mulai dari "Orang-orang Larenjang" (Damhuri Muhammad), "Pakiah dari Pariangan" (Gus tf Sakai), "Mar Beranak di Limas Isa" (Guntur Alam), "Ikan Kaleng" (Eko Triono), dan lainnya.

Cerpen "Salawat Dedaunan" dibungkus dalam alur sederhana dan bahasa yang mudah diikuti, tetapi memancing imajinasi yang tinggi. Kemuraman religiositas masyarakat disikapi dengan cara-cara yang amat "nglakoni". Berbuat adalah cara paling baik untuk mendorong sebuah perubahan sikap. Kendati perubahan sikap masyarakat kemudian terjadi karena alasan berbeda, dorongan untuk berubah itu dipicu oleh tindakan tak kenal menyerah. "Kurang-kurang di Langit Jakarta" mengunyah simbolisasi itu menjadi jiwa-jiwa yang melayang di setiap gedung, yang dulu menjadi situs pemerkosaan serta kemalangan yang terjadi saat kerusuhan Mei 1998 di Jakarta. Cerpen ini melukiskan realitas tragedi dengan cara-cara yang romantik, tetapi menggugah.
#cerpenkompas
Dari Salawat Dedaunan sampai Kunang-kunang di Langit Jakarta Oleh : Yanusa Nugroho, Agus Noor, Andrei Aksana, Triyanto Triwikromo, Toni Lesmana, Sunggung Raga, Mashdar Zainal, G.M. Sudarta , more Harga : Rp 49.000 Penerbit Buku Kompas Dalam sekali pukul pembacaan, kita akan menemukan sedikit ciri yang menandai sebagian besar cerpen (di buku ini). Pertama adalah pilihan bentuk dan gaya, atau cara penceritaan yang secara dominan dipenuhi oleh kecenderungan yang mistik, lalu mengarahkan cerita pada simpulan atau akhir yang supranatural dan surealistik. Tak kurang dari 50% (11 cerpen) yang memiliki kecenderungan semacam ini, mulai dari "Wiro Seledri" karya GM Sudarta, "Biografi Kunang-kunang" (Sunggung Raga), "Burung Api Siti" (Triyanto Triwikromo), hingga "Malam di Kota Merah" (Toni Lesmana), "Batas Tidur" (Gede Aryantha Soethama). Dua cerpen yang terpilih sebagai "terbaik" pun "Salawat Dedaunan" (Yanusa Nugroho) dan "Kunang-kunang di Langit Jakarta" (Agus Noor) memiliki sub-genre yang sama. Dalam kumpulan ini, ketujuh cerpen terpilih tetap dalam tegangan itu, saat mereka menjumput kembali khazanah cerita lokal, hingga logika, mitologi, dan mistisisme lokalnya. Katakanlah karya-karya mulai dari "Orang-orang Larenjang" (Damhuri Muhammad), "Pakiah dari Pariangan" (Gus tf Sakai), "Mar Beranak di Limas Isa" (Guntur Alam), "Ikan Kaleng" (Eko Triono), dan lainnya. Cerpen "Salawat Dedaunan" dibungkus dalam alur sederhana dan bahasa yang mudah diikuti, tetapi memancing imajinasi yang tinggi. Kemuraman religiositas masyarakat disikapi dengan cara-cara yang amat "nglakoni". Berbuat adalah cara paling baik untuk mendorong sebuah perubahan sikap. Kendati perubahan sikap masyarakat kemudian terjadi karena alasan berbeda, dorongan untuk berubah itu dipicu oleh tindakan tak kenal menyerah. "Kurang-kurang di Langit Jakarta" mengunyah simbolisasi itu menjadi jiwa-jiwa yang melayang di setiap gedung, yang dulu menjadi situs pemerkosaan serta kemalangan yang terjadi saat kerusuhan Mei 1998 di Jakarta. Cerpen ini melukiskan realitas tragedi dengan cara-cara yang romantik, tetapi menggugah. #cerpenkompas 
Judul: Kumpulan Cerpen Kompas; Di Tubuh Tarra, Dalam Rahim Pohon.
Penulis: Faisal Oddang, Gus Tf Sakai, Sapardi DD, dll. 
Penerbit: Kompas
Harga: Rp. 50.000

Setiap tahun Kompas menerbitkan antologi Cerpen Pilihan Kompas yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat dalam rubrik cerpen di Kompas edisi Minggu. Sebanyak 52 cerpen berkompetisi melewati lubang seleksi para juri. Perdebatan selalu tak bisa dihindari. Tahun ini, para juri memberikan rekomendasi untuk menerbitkan 24 cerpen terpilih yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat Kompas sepanjang tahun 2014. Ini jumlah terbanyak untuk isi sebuah buku antologi Cerpen Pilihan Kompas sejak pertama pemilihan diselenggarakan tahun 1992.

Hal yang paling mengejutkan, tahun ini para juri memilih cerpen ”Di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon” karya Faisal Oddang, seorang pengarang muda dari Makassar. Oleh sebab itu, buku ini menjadi penuh arti saat Kompas mencapai usia 50 tahun. Sejak pertama memuat cerpen tahun 1967, Kompas beranggapan bahwa menulis cerpen tak hanya memenuhi hasrat manusia untuk bercerita, tetapi juga memberi wadah akan kepentingan latihan intelektual sejak dini. Sangat menjadi harapan besar di kemudian hari lahir generasi yang mahir bernarasi, juga cakap dalam kemampuan olahpikir.

#faisaloddang
#kumpulancerpenkompas
#bukubagus
#cerpenkompas
#katalisbookstore
Judul: Kumpulan Cerpen Kompas; Di Tubuh Tarra, Dalam Rahim Pohon. Penulis: Faisal Oddang, Gus Tf Sakai, Sapardi DD, dll. Penerbit: Kompas Harga: Rp. 50.000 Setiap tahun Kompas menerbitkan antologi Cerpen Pilihan Kompas yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat dalam rubrik cerpen di Kompas edisi Minggu. Sebanyak 52 cerpen berkompetisi melewati lubang seleksi para juri. Perdebatan selalu tak bisa dihindari. Tahun ini, para juri memberikan rekomendasi untuk menerbitkan 24 cerpen terpilih yang disaring dari cerpen-cerpen yang telah dimuat Kompas sepanjang tahun 2014. Ini jumlah terbanyak untuk isi sebuah buku antologi Cerpen Pilihan Kompas sejak pertama pemilihan diselenggarakan tahun 1992. Hal yang paling mengejutkan, tahun ini para juri memilih cerpen ”Di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon” karya Faisal Oddang, seorang pengarang muda dari Makassar. Oleh sebab itu, buku ini menjadi penuh arti saat Kompas mencapai usia 50 tahun. Sejak pertama memuat cerpen tahun 1967, Kompas beranggapan bahwa menulis cerpen tak hanya memenuhi hasrat manusia untuk bercerita, tetapi juga memberi wadah akan kepentingan latihan intelektual sejak dini. Sangat menjadi harapan besar di kemudian hari lahir generasi yang mahir bernarasi, juga cakap dalam kemampuan olahpikir. #faisaloddang  #kumpulancerpenkompas  #bukubagus  #cerpenkompas  #katalisbookstore 
. .
KUMCER KOMPAS
Kumpulan Cerpen pilihan Kompas 
KADO ISTIMEWA 1992
#arbraryusra #ahmadtohari
#umarkayam #putuwijaya
#jujurprananto dkk
Harga : 65.000,-
LAMPOR 1994
#joniariadinata #agusnoor
#breradana
#yanusanugroho dkk
Harga : 40.000,-
ANJING-ANJING MENYERBU KUBURAN 1997
#kuntowijoyo #aanavis
#afrizalmalna #senogumiraajidarma dkk
Harga : 65.000,-
DERABAT 1999
#budidarma #ybmangunwijaya #hamsadrangkuti #afrizalmalna dkk
Harga : 60.000,-
#kumpulancerpenpilihankompas
#cerpenkompas
. . KUMCER KOMPAS Kumpulan Cerpen pilihan Kompas KADO ISTIMEWA 1992 #arbraryusra  #ahmadtohari  #umarkayam  #putuwijaya  #jujurprananto  dkk Harga : 65.000,- LAMPOR 1994 #joniariadinata  #agusnoor  #breradana  #yanusanugroho  dkk Harga : 40.000,- ANJING-ANJING MENYERBU KUBURAN 1997 #kuntowijoyo  #aanavis  #afrizalmalna  #senogumiraajidarma  dkk Harga : 65.000,- DERABAT 1999 #budidarma  #ybmangunwijaya  #hamsadrangkuti  #afrizalmalna  dkk Harga : 60.000,- #kumpulancerpenpilihankompas  #cerpenkompas 
Ilustrasi karya Jeihan Sukmantoro untuk cerpen A Muttaqin di @hariankompas, 5 November 2017.
.

Bila kau ingin bertemu Kiai Amuni, datanglah ke Warung Kopi Kotok di sore hari, sekitar jam empat sampai jam lima sore. Di sana, akan kau dapati lelaki tua, dengan jenggot yang sederhana, memakai sarung palekat, baju batik dan songkok kuno, duduk di pojok warung dengan wajah sumringah. Betul, dialah Kiai Amuni. Orang sini biasa memanggilnya Mbah Dlimo, lantaran ia pemilik pohon delima yang ajaib dan terkenal di kampung kami.
.
Selengkapnya baca di Kompas Minggu atau pada versi digital berlangganan di kompas.id (klik link di bio @hariankompas)
.
.
#Cerpen #CerpenKompas @kom_ming
Ilustrasi karya Jeihan Sukmantoro untuk cerpen A Muttaqin di @hariankompas, 5 November 2017. . Bila kau ingin bertemu Kiai Amuni, datanglah ke Warung Kopi Kotok di sore hari, sekitar jam empat sampai jam lima sore. Di sana, akan kau dapati lelaki tua, dengan jenggot yang sederhana, memakai sarung palekat, baju batik dan songkok kuno, duduk di pojok warung dengan wajah sumringah. Betul, dialah Kiai Amuni. Orang sini biasa memanggilnya Mbah Dlimo, lantaran ia pemilik pohon delima yang ajaib dan terkenal di kampung kami. . Selengkapnya baca di Kompas Minggu atau pada versi digital berlangganan di kompas.id (klik link di bio @hariankompas) . . #Cerpen  #CerpenKompas  @kom_ming
#Repost @juraganbukulamper (@get_repost)
・・・
Kumpulan cerpen milik Gus Tf Sakai ini bisa jadi kudapan setelah sarapan deh, man teman... #gustfsakai #kakiyangterhormat #kumcer #cerpenindonesia #cerpenis #kompas #cerpenkompas #sastra #sastraindonesia #sastraminggu #bukumurah #bukumurah #bukusastra
Entah kebetulan atau sebuah kecenderungan, dewan juri Cerpen Pilihan Kompas 2016 menemukan empat tema besar dalam 20 cerpen yang lolos seleksi, sebagaimana kemudian dimuat dalam buku ini. Ke-20 cerpen itu dipilih dari seluruh cerpen yang pernah dimuat dalam Kompas Minggu sepanjang 2016.
.
.
---------
Tanah Air: Cerpen Pilihan Kompas 2016
Harga: Rp 68.000
.
.
---------
Pemesanan atau request judul-judul buku lainnya bisa langsung DM, WA/LINE 085706595668, atau BBM 5ED9F116.

#tanahair #tanahaircerpenpilihankompas2016 #cerpenpilihankompas2016 #cerpenkompas #cerpen #cassavabooks
Entah kebetulan atau sebuah kecenderungan, dewan juri Cerpen Pilihan Kompas 2016 menemukan empat tema besar dalam 20 cerpen yang lolos seleksi, sebagaimana kemudian dimuat dalam buku ini. Ke-20 cerpen itu dipilih dari seluruh cerpen yang pernah dimuat dalam Kompas Minggu sepanjang 2016. . . --------- Tanah Air: Cerpen Pilihan Kompas 2016 Harga: Rp 68.000 . . --------- Pemesanan atau request judul-judul buku lainnya bisa langsung DM, WA/LINE 085706595668, atau BBM 5ED9F116. #tanahair  #tanahaircerpenpilihankompas2016  #cerpenpilihankompas2016  #cerpenkompas  #cerpen  #cassavabooks 
Kumpulan cerpen milik Gus Tf Sakai ini bisa jadi kudapan setelah sarapan deh, man teman...
Harga 35rb.
 #gustfsakai #kakiyangterhormat #kumcer #cerpenindonesia #cerpenis #kompas #cerpenkompas #sastra #sastraindonesia #sastraminggu #bukumurah #bukumurah #bukusastra
#Repost @juraganbukupandeanlamper (@get_repost)
・・・
Selamat pagi maanteman. Mari belajar mengarang. Iya, mengarang nasib... #senogumiraajidarma #cerpenis #cerpenterbaik #cerpenkompas #sastra #sastraindonesia #literasi #kumpulancerpen #kumcer #bukukumcer
#Repost @juraganbukupandeanlamper (@get_repost)
・・・
Selamat sore jomblowan-jomblowati. Nikmati petang dengan secangkir teh celup dan cerpen-cerpen Triyanto Triwikromo ya... #cerpenkompas #cerpen #sastra #cerpenis #triyantotriwikromo #sastraindonesia #bukukompas #bukusastramurah #bukusastra #literasi #bacabuku #bukubagus #bukumurah #sayapanjing #ulardimangkoknabi
Selamat sore jomblowan-jomblowati. Nikmati petang dengan secangkir teh celup dan cerpen-cerpen Triyanto Triwikromo ya... #cerpenkompas #cerpen #sastra #cerpenis #triyantotriwikromo #sastraindonesia #bukukompas #bukusastramurah #bukusastra #literasi #bacabuku #bukubagus #bukumurah #sayapanjing #ulardimangkoknabi
Selamat pagi maanteman. Mari belajar mengarang. Iya, mengarang nasib... #senogumiraajidarma #cerpenis #cerpenterbaik #cerpenkompas #sastra #sastraindonesia #literasi #kumpulancerpen #kumcer #bukukumcer
Cerpen Pilihan Kompas 2005-2006 | Ripin

Kondisi Segel dan Original.

Rp45.000

Pesan via comment atau WA 0812.9000.6640
Line: tokodaunjatuh

#bukuindonesia #cerpenkompas #SenoGumiraAjidarma #BudiDarma #PutuWijaya #tokodaunjatuh #buku #bukubagus #bukumurah #kumcerkompas #bukucerpen #bukunovel #bukujakarta #bukusecond #bukubekas #bukubekasmurah #bukujadul #bukukompas #penerbitkompas #kompas #kumpulancerpen #kumpulancerpenkompas #ceritapendek #ripin
.
Boleh lah, sekali-kali saya posting sebagai penanda kalau saya pernah menulis.
.
Terima kasih sudah mengirimkan foto-foto ini kepada saya @imamghazali dan @madegita789.
Semoga bukan untuk yang pertama dan terakhir di Kompas.
.

#2017lebihbaik 
#cerpenkompas
. Boleh lah, sekali-kali saya posting sebagai penanda kalau saya pernah menulis. . Terima kasih sudah mengirimkan foto-foto ini kepada saya @imamghazali dan @madegita789. Semoga bukan untuk yang pertama dan terakhir di Kompas. . #2017lebihbaik  #cerpenkompas 
Original. Kondisi mulus 100%. Rp 40.000, minat? Langsung dm saja. 
#emhaainunnajib #emhaainunnadjib #caknun #caknunquotes #bukubagus #bukumurah #bukubekas #bh #bhemhaainunnadjib #cerpencaknun #kumpulancerpen #cerpenkompas #jualnovel
Judul: Setubuh Seribu Mawar (Kumpulan Cerpen) 
Penulis: Yanusa Nugroho
.
Kisah-kisah tentang keseharian yang amat biasa, yang sering kali luput kita cermati,  apalagi dijadikan bahan renungan.
.
Ada kisah yang bertolak dari kisah pewayangan;  ada yang berangkat dari deskripsi peristiwa yang berlatar kehidupan desa;  ada pula yang berpijak pada kondisi sosial dewasa ini. Namun semua bermuara pada satu pernyataan mendasar: Apa sesungguhnya makna hidup ini?
.
Tahun 2011 Yanusa meraih penghargaan Kesetiaan Berkarya dari Harian Kompas. Tahun berikutnya, 2012, cerpennya "Salawat Dedaunan" pun meraih penghargaan sebagai cerpen terbaik dari surat kabar yang sama. Ini adalah antologi berisi 27 cerpen Yanusa yang pernah dimuat di berbagai surat kabar,  termasuk Kompas, antara tahun 2006-2012.
.
Harga: 56K
Kondisi: Segel, Baru
Penerbit: Kompas
Halaman: 249 hlm.
.
.
#pecandubuku #bacabuku #pejuangliterasi #jualbuku #bukumurah #yanusanugroho #setubuhseribumawar #cerpenkompas
Judul: Setubuh Seribu Mawar (Kumpulan Cerpen) Penulis: Yanusa Nugroho . Kisah-kisah tentang keseharian yang amat biasa, yang sering kali luput kita cermati, apalagi dijadikan bahan renungan. . Ada kisah yang bertolak dari kisah pewayangan; ada yang berangkat dari deskripsi peristiwa yang berlatar kehidupan desa; ada pula yang berpijak pada kondisi sosial dewasa ini. Namun semua bermuara pada satu pernyataan mendasar: Apa sesungguhnya makna hidup ini? . Tahun 2011 Yanusa meraih penghargaan Kesetiaan Berkarya dari Harian Kompas. Tahun berikutnya, 2012, cerpennya "Salawat Dedaunan" pun meraih penghargaan sebagai cerpen terbaik dari surat kabar yang sama. Ini adalah antologi berisi 27 cerpen Yanusa yang pernah dimuat di berbagai surat kabar, termasuk Kompas, antara tahun 2006-2012. . Harga: 56K Kondisi: Segel, Baru Penerbit: Kompas Halaman: 249 hlm. . . #pecandubuku  #bacabuku  #pejuangliterasi  #jualbuku  #bukumurah  #yanusanugroho  #setubuhseribumawar  #cerpenkompas 
Ketujuh belas cerpen ini dapat disebut beberapa bercorak realis, satu dua masih romantis, dan sesuai dengan pernyataan awal menjadi segudang pengalaman tambahan. .
.
Memang sewaktu-waktu kita tersenyum atau mengernyitkan dahi, karena cerita-cerita ini tetap relevan dengan masyarakat... (Toeti Heraty) .
.
Cerpen Pilihan Kompas 1996
177 hlm
45.000
.
.
Pesan di 085647251593 wa/line/dm .
.
Grab it fast 😁 .
.
#cerpenkompas #cerpenpilihankompas1996 #senogumiraadjidarma #afrizalmalna #kuntowijoyo #aanavis #cerpen #books #bookstagram #igreads
Ketujuh belas cerpen ini dapat disebut beberapa bercorak realis, satu dua masih romantis, dan sesuai dengan pernyataan awal menjadi segudang pengalaman tambahan. . . Memang sewaktu-waktu kita tersenyum atau mengernyitkan dahi, karena cerita-cerita ini tetap relevan dengan masyarakat... (Toeti Heraty) . . Cerpen Pilihan Kompas 1996 177 hlm 45.000 . . Pesan di 085647251593 wa/line/dm . . Grab it fast 😁 . . #cerpenkompas  #cerpenpilihankompas1996  #senogumiraadjidarma  #afrizalmalna  #kuntowijoyo  #aanavis  #cerpen  #books  #bookstagram  #igreads 
Cerpen Pilihan Kompas  2010 Dodolit Dodolit Dodolibret .
.
Aba Mardjani- Agus Noor- Budi Darma - Cecilia Oday- Gde Aryantha Shoetama- Herman RN- Indra Tranggono-  Mardi Luhung- Martin Aleida - Ni Komang Ariani- Noviana Kusumawardhani- Nukila Amal - Ratna Indraswari Ibrahim - S Prasetya Utomo - Seno Gumira Ajidarma - Timbul Nadeak - Triyanto Triwikromo
.
.
Penerbit Buku Kompas || Juni 2010 || 210 hlm || Kondisi oke || 40.000 .
.
Grab it fast ! Pesan 0856-4725-1593 wa/line/dm 😁
.
.
#bukukompas #cerpenkompas #senogumiraadjidarma #nikomangariani #2010 #jakarta #bukubagus #bukubekas #bikuloncat #igreads #bookstagram #books #booklover
Cerpen Pilihan Kompas 2010 Dodolit Dodolit Dodolibret . . Aba Mardjani- Agus Noor- Budi Darma - Cecilia Oday- Gde Aryantha Shoetama- Herman RN- Indra Tranggono- Mardi Luhung- Martin Aleida - Ni Komang Ariani- Noviana Kusumawardhani- Nukila Amal - Ratna Indraswari Ibrahim - S Prasetya Utomo - Seno Gumira Ajidarma - Timbul Nadeak - Triyanto Triwikromo . . Penerbit Buku Kompas || Juni 2010 || 210 hlm || Kondisi oke || 40.000 . . Grab it fast ! Pesan 0856-4725-1593 wa/line/dm 😁 . . #bukukompas  #cerpenkompas  #senogumiraadjidarma  #nikomangariani  #2010  #jakarta  #bukubagus  #bukubekas  #bikuloncat  #igreads  #bookstagram  #books  #booklover 
Ilustrasi cerpen karya Puja Anindita.
.

Ketika tubuhnya menjadi lapuk digasak wabah yang tak dikenal, tak diragukan lagi, ajal Kalan sudah berada di ujung tanduk. Melihat parahnya penyakit yang bersarang di badannya, rasanya tak mungkin nyawanya terselamatkan. Apabila ia meninggal, mungkin inilah akhir dari hikayat tukang kayu yang kisahnya kesohor di sepanjang daratan Karuman.
.

Simak  cerpen: "Hikayat Tukang Kayu" oleh Abdul Hadi, di Kompas Minggu, 15 Oktober 2017.
.
.

#Cerpen #CerpenKompas
Ilustrasi cerpen karya Puja Anindita. . Ketika tubuhnya menjadi lapuk digasak wabah yang tak dikenal, tak diragukan lagi, ajal Kalan sudah berada di ujung tanduk. Melihat parahnya penyakit yang bersarang di badannya, rasanya tak mungkin nyawanya terselamatkan. Apabila ia meninggal, mungkin inilah akhir dari hikayat tukang kayu yang kisahnya kesohor di sepanjang daratan Karuman. . Simak cerpen: "Hikayat Tukang Kayu" oleh Abdul Hadi, di Kompas Minggu, 15 Oktober 2017. . . #Cerpen  #CerpenKompas 
---
LAMPOR - CERPEN PILIHAN KOMPAS 1994
Kumpulan Cerpen Kompas 1994
Penerbit : Kompas
Tahun : 2016
Harga : 40.000 (segel)

#lampor #cerpen #cerpenkompas #cerpenpilihankompas #cerpenpilihankompas1994
---
TART DI BULAN HUJAN
Kumpulan Cerpen Kompas

Penulis : Bakdi Soemanto
Penerbit : Kompas
Harga : 40.000 (segel)

#tartdibulanhujan #bakdisoemanto #cerpenkompas #cerpen #jualbuku #jualbukubekas #jualbukusastra #jualbukumurah #sastra #sastraindonesia
---
PELAJARAN PERTAMA BAGI CALON POLITISI
Kumpulan Cerpen Kompas 
Penulis : Kuntowijoyo
Penerbit : Kompas
Harga : 40.000 (segel)

#pelajaranpertamabagicalonpolitisi #cerpen #cerpenkompas #kuntowijoyo #jualbuku #jualbukubekas #sastra #sastraindonesia #jualbukusastra #jualbukusastramurah
Ilustrasi karya Made Somadita untuk cerpen Ken Hanggara, "Surga Pembangkang". .
.

Herman bermain-main di dalam tubuhku. Ia bajak laut dan aku cangkang raksasa. Ia membawa sepuluh prajurit terakhir di hari menjelang kiamat, lalu bersembunyi dalam cangkang-dalam aku-bersama kesepuluh prajuritnya. “Sekarang kamu putuskan sebaiknya mengusir kami atau tidak. Sebab kalau sudah telanjur sembunyi, sampai sembilan bulan kami tidak keluar,” kata Herman padaku. .
.

Cerpen di @hariankompas, Minggu, 8 Oktober 2017.
Karya juga bisa dibaca di Kompas.id:
https://kompas.id/baca/hiburan/2017/10/08/surga-pembangkang/ .
.
#Cerpen #Sastra #CerpenKompas
Ilustrasi karya Made Somadita untuk cerpen Ken Hanggara, "Surga Pembangkang". . . Herman bermain-main di dalam tubuhku. Ia bajak laut dan aku cangkang raksasa. Ia membawa sepuluh prajurit terakhir di hari menjelang kiamat, lalu bersembunyi dalam cangkang-dalam aku-bersama kesepuluh prajuritnya. “Sekarang kamu putuskan sebaiknya mengusir kami atau tidak. Sebab kalau sudah telanjur sembunyi, sampai sembilan bulan kami tidak keluar,” kata Herman padaku. . . Cerpen di @hariankompas, Minggu, 8 Oktober 2017. Karya juga bisa dibaca di Kompas.id: https://kompas.id/baca/hiburan/2017/10/08/surga-pembangkang/ . . #Cerpen  #Sastra  #CerpenKompas 
Cerpen Pilihan Kompas 1997 - Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan

Kondisi Segel dan Original. Kertas HVS.

Rp75.000

Pesan via comment atau WA 0812.9000.6640
Line: tokodaunjatuh

#bukuindonesia #cerpenkompas #SenoGumiraAjidarma #BudiDarma #PutuWijaya #tokodaunjatuh #buku #bukubagus #bukumurah #kumcerkompas #bukucerpen #bukunovel #bukujakarta #bukusecond #bukubekas #bukubekasmurah #bukujadul #bukukompas #penerbitkompas #kompas #umarkayam #aanavis #jujurprananto #yanusanugroho #kumpulancerpenkompas #AgusNoor
Cerpen Pilihan Kompas 1997 - Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan Kondisi Segel dan Original. Kertas HVS. Rp75.000 Pesan via comment atau WA 0812.9000.6640 Line: tokodaunjatuh #bukuindonesia  #cerpenkompas  #SenoGumiraAjidarma  #BudiDarma  #PutuWijaya  #tokodaunjatuh  #buku  #bukubagus  #bukumurah  #kumcerkompas  #bukucerpen  #bukunovel  #bukujakarta  #bukusecond  #bukubekas  #bukubekasmurah  #bukujadul  #bukukompas  #penerbitkompas  #kompas  #umarkayam  #aanavis  #jujurprananto  #yanusanugroho  #kumpulancerpenkompas  #AgusNoor 
Membaca kumpulan cerpen Seno, menunggu nyanyian angin tiba. 
Katanya Ada, mungkin terselip karena sudah jarang yang mencarinya.

#senogumiraajidarma #sga #kumcer #kompas #cerpenkompas #sastra
Kado Istimewa (Cerpen Pilihan Kompas 1992)
Ahmad Tohari, Nirwan Dewanto, Umar Kayam, Putu Wijaya, dll
Kompas, C2 2000, 170p
Kondisi : 8/10 (ada ttd kecil, coretan kecil di cover)

50k

#cerpen #cerpenindonesia #cerpenkompas
Kado Istimewa (Cerpen Pilihan Kompas 1992) Ahmad Tohari, Nirwan Dewanto, Umar Kayam, Putu Wijaya, dll Kompas, C2 2000, 170p Kondisi : 8/10 (ada ttd kecil, coretan kecil di cover) 50k #cerpen  #cerpenindonesia  #cerpenkompas 
Dodolit Dodolit Dodolibret (Cerpen Pilihan Kompas 2010)
SGA, Agus Noor, Martin Aleida, Budi Darma, Nukila Amal, dll
Kompas, C1 2011, 210p
Kondisi : 9/10

50k

#erpen #cerpenindonesia #cerpenkompas
Dodolit Dodolit Dodolibret (Cerpen Pilihan Kompas 2010) SGA, Agus Noor, Martin Aleida, Budi Darma, Nukila Amal, dll Kompas, C1 2011, 210p Kondisi : 9/10 50k #erpen  #cerpenindonesia  #cerpenkompas 
Jejak Tanah (Cerpen Pilihan Kompas 2002)
Danarto, SGA, Kuntowijoyo, AA Navis, dll
Kompas, C1 2002, 165p
Kondisi : 9/10

55k

#cerpen #cerpenindonesia #cerpenkompas
Ripin (Cerpen Pilihan Kompas 2005-2006)
Eka Kurniawa, Danarto, Puthut EA, Agus Noor, Seno Gumira Anidarma, dll
Kompas, C2 2007, 179p
Kondisi : 9/10

55k

#cerpen #cerpenindonesia #cerpenkompas #
Ripin (Cerpen Pilihan Kompas 2005-2006) Eka Kurniawa, Danarto, Puthut EA, Agus Noor, Seno Gumira Anidarma, dll Kompas, C2 2007, 179p Kondisi : 9/10 55k #cerpen  #cerpenindonesia  #cerpenkompas  #
Seno Gumira sastrawan favoritku. Fasih berkisah silat, pengisah cinta yg romantis tanpa jadi lebay. Cerpen berlogat Betawi? Pelan2 dulu, baca lagi ah.  #cerpenminggu #cerpenkompas #senogumiraajidarma #betawi
Ilustrasi cerpen karya Made Meiada untuk cerpen karya Farizal Sikumbang di @hariankompas, Minggu, 1 Oktober 2017
.

Penagih Hutang Bersepeda Kumbang

Perihal cerita tentang seorang penagih hutang bersepeda kumbang, memang sudah banyak dilupakan oleh orangtua di kampung Kuranji. Bagi anak-anak, dan  remaja yang beranjak dewasa, tentu saja cerita itu kini bagai tak pernah ada, karena tak pernah dituturkan oleh orangtua mereka. Tapi bagi keluarga kami, cerita itu  tetaplah hidup
.

#ilustrasi #cerpen #cerpenkompas
Ilustrasi cerpen karya Made Meiada untuk cerpen karya Farizal Sikumbang di @hariankompas, Minggu, 1 Oktober 2017 . Penagih Hutang Bersepeda Kumbang Perihal cerita tentang seorang penagih hutang bersepeda kumbang, memang sudah banyak dilupakan oleh orangtua di kampung Kuranji. Bagi anak-anak, dan  remaja yang beranjak dewasa, tentu saja cerita itu kini bagai tak pernah ada, karena tak pernah dituturkan oleh orangtua mereka. Tapi bagi keluarga kami, cerita itu  tetaplah hidup . #ilustrasi  #cerpen  #cerpenkompas 
Ketika ucapan dari mulut kaum terpinggirkan tidak terdengar, maka genital yang berbicara. Bau amoniak yg tercium di sudut Jakarta menjadi pertanda akan kaum terpinggir, meskipun mereka tidak ada lagi secara fisik disana. Cerpen kompas terbaik 2015, #ahmadtohari #kompas #cerpen #cerpenkompas
Ketika ucapan dari mulut kaum terpinggirkan tidak terdengar, maka genital yang berbicara. Bau amoniak yg tercium di sudut Jakarta menjadi pertanda akan kaum terpinggir, meskipun mereka tidak ada lagi secara fisik disana. Cerpen kompas terbaik 2015, #ahmadtohari  #kompas  #cerpen  #cerpenkompas 
Seno Gumira Ajidarma || Pelajaran Mengarang || Cerpen Pilihan Kompas 1993 || 170 hlm || Kompas || 65.000
▪
▪
"Pelajaran Mengarang" terdiri dari karya-karya pengarang Indonesia ternama, seperti:
Seno Gumira Ajidarma, Bre Redana, Radhar Panca Dahana, Hamsad Rangkuti, Julius Siyaranamual, Beni Setia, Putu Wijaya, Satyagraha Hoerip, Slamet Nurzaini, Ratna Indraswari Ibrahim, Bondan Winarno, Bakdi Sumanto, Gde Aryantha Soethama, dan Harris Effendi Thahar.

Cerita-cerita di dalamnya cenderung realis, membicarakan segala ihwal yang dekat dan akrab dalam kehidupan masyarakat kita, dan tentu saja dengan segala permasalahannya, baik yang sangat tampak maupun yang "sulit" untuk ditangkap.

Pemesanan hubungi 087838272209 (wa/sms)

#senogumiraajidarma #pelajaranmengarang #cerpenkompas #cerpenpilihankompas1993 #sastraindonesia #boekoephinisi #instabuku #instaonline #bookworm #bookshelf #bookstagram #bookstagramindonesia #cewekhits #prosa #prosalirik #novel #sastra #bukuonline #bukubagus #independentbookstore #jualbukuonline #bacabuku #mahasiswasastra #kutubuku #bukuhits
Seno Gumira Ajidarma || Pelajaran Mengarang || Cerpen Pilihan Kompas 1993 || 170 hlm || Kompas || 65.000 ▪ ▪ "Pelajaran Mengarang" terdiri dari karya-karya pengarang Indonesia ternama, seperti: Seno Gumira Ajidarma, Bre Redana, Radhar Panca Dahana, Hamsad Rangkuti, Julius Siyaranamual, Beni Setia, Putu Wijaya, Satyagraha Hoerip, Slamet Nurzaini, Ratna Indraswari Ibrahim, Bondan Winarno, Bakdi Sumanto, Gde Aryantha Soethama, dan Harris Effendi Thahar. Cerita-cerita di dalamnya cenderung realis, membicarakan segala ihwal yang dekat dan akrab dalam kehidupan masyarakat kita, dan tentu saja dengan segala permasalahannya, baik yang sangat tampak maupun yang "sulit" untuk ditangkap. Pemesanan hubungi 087838272209 (wa/sms) #senogumiraajidarma  #pelajaranmengarang  #cerpenkompas  #cerpenpilihankompas1993  #sastraindonesia  #boekoephinisi  #instabuku  #instaonline  #bookworm  #bookshelf  #bookstagram  #bookstagramindonesia  #cewekhits  #prosa  #prosalirik  #novel  #sastra  #bukuonline  #bukubagus  #independentbookstore  #jualbukuonline  #bacabuku  #mahasiswasastra  #kutubuku  #bukuhits 
Sebagai ahli waris pelbagai khazanah sastra dunia, Agus Noor sangat berani mengeksplorasi gaya. Mulai dengan siasat estetis di zaman Orde baru, sampai menolak untuk didefinisikan ketika menulis cerpen dengan berbagai gaya: surealis, absurd, populer, bahkan metropop.

Baginya, menulis bukan semata-mata soal gaya atau teknik, tapi cara memandang, menanggapi, dan menyikapi dunia. Dunia macam apa yang ditanggapi dengan Cinta Tak Pernah Sia-sia? Buku kumpulan cerpen ini berisi proses kreatif Agus Noor sebagai penulis cerpen di Kompas Minggu selama 27 tahun.
–
Goodreads: -
–
#cintatakpernahsiasia #agusnoor #buku #fiksi #cerpen #cerpenkompas #kedaiboekoe #tokobuku #bukukompas
.
.
CINTA TAK PERNAH SIA-SIA
Agus Noor | Buku KOMPAS, 2017

Segel | Rp65.000✘ → Rp58.500✔
Pesan via SMS/WA 085891444731
Sebagai ahli waris pelbagai khazanah sastra dunia, Agus Noor sangat berani mengeksplorasi gaya. Mulai dengan siasat estetis di zaman Orde baru, sampai menolak untuk didefinisikan ketika menulis cerpen dengan berbagai gaya: surealis, absurd, populer, bahkan metropop. Baginya, menulis bukan semata-mata soal gaya atau teknik, tapi cara memandang, menanggapi, dan menyikapi dunia. Dunia macam apa yang ditanggapi dengan Cinta Tak Pernah Sia-sia? Buku kumpulan cerpen ini berisi proses kreatif Agus Noor sebagai penulis cerpen di Kompas Minggu selama 27 tahun. – Goodreads: - – #cintatakpernahsiasia  #agusnoor  #buku  #fiksi  #cerpen  #cerpenkompas  #kedaiboekoe  #tokobuku  #bukukompas  . . CINTA TAK PERNAH SIA-SIA Agus Noor | Buku KOMPAS, 2017 Segel | Rp65.000✘ → Rp58.500✔ Pesan via SMS/WA 085891444731
Hai Grameds,
.
For your information nih versi @gramedia.com kamu mencari, kami mencatat, dan resmi sudah! Berikut 5 #BukuPalingDicari di Gramedia.com sepanjang pekan terakhir!
.
1. "Cerpen Pilihan Kompas 2015" karya Kumpulan Cerpenis
.
Kumcer ini mendadak banyak dicari orang pekan lalu - dan kami tidak kaget. Pertama, kumpulan cerpen pilihan Kompas memang tidak pernah mengecewakan. Kedua, cerpen yang jadi bintang di buku ini kerennya setengah mati: "Anak ini Mau Mengencingi Jakarta?", karya penulis senior Ahmad Tohari.
.
2. "The Life Changing Magic Of Tidying Up" karya Marie Kondo
.
Rupanya, banyak yang merasa rumah, kosan, atau tempat tinggalnya berantakan. Sehingga buku karya Marie Kondo, mahaguru gaya hidup asal Jepang ini, laku keras. Kamu bisa dapat beribu tips beres-beres dan metode merapikan ala Jepang di buku ini. Semoga cocok!
.
3. "Pulang" karya Leila S. Chudori
.
Mungkin, banyak yang berbondong-bondong ingin membaca novel pemenang Khatulistiwa Literary Awards 2013 ini karena satu kabar menggemparkan: Leila S. Chudori akan segera menerbitkan buku terbarunya akhir bulan nanti. Mantap!
.
4. "Bintang" karya Tere Liye
.
Buku keempat dari serial BUMI ini memang juara. Kisah fantasi, persahabatan, dan sihir ini adalah karya paling mutakhir dari Tere Liye - salah satu penulis paling populer di Indonesia saat ini. Walau buku ini dilepas beberapa bulan lalu, masih banyak yang cari sampai sekarang.
.
5. "Things & Thoughts I Drew When I Was Bored" karya Naela Ali
.
Artbook teranyar dari Naela Ali ini ternyata dicari-cari banyak orang! Setelah sebelumnya merilis buku bestseller "Stories for Rainy Days", sketsa imut dan tulisan renyah Naela Ali terangkum dalam bukunya yang baru rilis beberapa hari lalu ini.
.
Dan buku ini langsung jadi juara!
.
Buku ini bisa kamu dapatkan dengan klik link di bio!
.
Apakah buku favoritmu masuk daftar? Atau, ada buku yang sedang kamu cari-cari tapi tidak masuk 5 besar? Beritahu kami, ya!
.
#gramediacentralpark #gramediabooks #gramediacom #mariekondo #leilaschudori #cerpenkompas#tereliye #naelaali #gramedia #bukubagus#bukuterlaris #buku #novel #indonesia #y
Hai Grameds, . For your information nih versi @gramedia.com kamu mencari, kami mencatat, dan resmi sudah! Berikut 5 #BukuPalingDicari  di Gramedia.com sepanjang pekan terakhir! . 1. "Cerpen Pilihan Kompas 2015" karya Kumpulan Cerpenis . Kumcer ini mendadak banyak dicari orang pekan lalu - dan kami tidak kaget. Pertama, kumpulan cerpen pilihan Kompas memang tidak pernah mengecewakan. Kedua, cerpen yang jadi bintang di buku ini kerennya setengah mati: "Anak ini Mau Mengencingi Jakarta?", karya penulis senior Ahmad Tohari. . 2. "The Life Changing Magic Of Tidying Up" karya Marie Kondo . Rupanya, banyak yang merasa rumah, kosan, atau tempat tinggalnya berantakan. Sehingga buku karya Marie Kondo, mahaguru gaya hidup asal Jepang ini, laku keras. Kamu bisa dapat beribu tips beres-beres dan metode merapikan ala Jepang di buku ini. Semoga cocok! . 3. "Pulang" karya Leila S. Chudori . Mungkin, banyak yang berbondong-bondong ingin membaca novel pemenang Khatulistiwa Literary Awards 2013 ini karena satu kabar menggemparkan: Leila S. Chudori akan segera menerbitkan buku terbarunya akhir bulan nanti. Mantap! . 4. "Bintang" karya Tere Liye . Buku keempat dari serial BUMI ini memang juara. Kisah fantasi, persahabatan, dan sihir ini adalah karya paling mutakhir dari Tere Liye - salah satu penulis paling populer di Indonesia saat ini. Walau buku ini dilepas beberapa bulan lalu, masih banyak yang cari sampai sekarang. . 5. "Things & Thoughts I Drew When I Was Bored" karya Naela Ali . Artbook teranyar dari Naela Ali ini ternyata dicari-cari banyak orang! Setelah sebelumnya merilis buku bestseller "Stories for Rainy Days", sketsa imut dan tulisan renyah Naela Ali terangkum dalam bukunya yang baru rilis beberapa hari lalu ini. . Dan buku ini langsung jadi juara! . Buku ini bisa kamu dapatkan dengan klik link di bio! . Apakah buku favoritmu masuk daftar? Atau, ada buku yang sedang kamu cari-cari tapi tidak masuk 5 besar? Beritahu kami, ya! . #gramediacentralpark  #gramediabooks  #gramediacom  #mariekondo  #leilaschudori  #cerpenkompas #tereliye  #naelaali  #gramedia  #bukubagus #bukuterlaris  #buku  #novel  #indonesia  #y