an online Instagram web viewer

#jurnalisme medias

Photos

We are the team @lpmsukma 
We do our best at every opportunity. Finally we're the Winner ⚽

Thanks to :
Coach @shihab_mr 
Photography @dinnayunita @imeeelia "Sukma dihati, Sukma dinanti, Sukma ditentang, Sukma membentang"

#lpmsukma 
#jurnalisme 
#futsal
We are the team @lpmsukma We do our best at every opportunity. Finally we're the Winner ⚽ Thanks to : Coach @shihab_mr Photography @dinnayunita @imeeelia "Sukma dihati, Sukma dinanti, Sukma ditentang, Sukma membentang" #lpmsukma  #jurnalisme  #futsal 
#Pers - #jurnalisme .
.
Order? Add line: bukuakik atau DM aja ,
Makasih ya kru Pilar Ekonomi yang candid saya pas isi diklat jurnalistik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung. 
#pilarekonomi 
#jurnalisme 
#pemredjejamo
Ibarat buku, lembaran kehidupan ini seperti kertas putih sekotor apapun coretan dimasalalu pasti selalu ada masa depan yang masih bersih untuk kita isi dengan coretan kisah yang baru 🙇

#Jurnalisme  #penulis
Ibarat buku, lembaran kehidupan ini seperti kertas putih sekotor apapun coretan dimasalalu pasti selalu ada masa depan yang masih bersih untuk kita isi dengan coretan kisah yang baru 🙇 #Jurnalisme  #penulis 
JURNALISME ALA AHOKER 
Ibarat orang kalah tinju, para pendukung Ahok mengalami KO berkali-kali. Babak belur.
Lumrahnya orang yang babak belur, ada sepercik dendam kesumat yang menanti datangnya hari pembalasan.

Dalam berbagai kesempatan, aksi balas dendam itu muncul. Mulai dari aksi mocking, cyber bullying, walk out sampai memberi informasi palsu pada publik. Sejenis black campaign pada masa kampanye.

Aksi pemberian informasi palsu ini mulai marak terjadi selepas Anies Sandi dilantik. Pelakunya, para jurnalis yang secara pribadi mendukung Ahok dan secara institusi memiliki arah redaksional untuk mengkritisi tajam segala kebijakan Anies-Sandi. Klop kan? Iya.

Lihat saja contohnya Nibras Nada Nailufar, seorang jurnalis
Kompas yang belum lama "tercyduk" dan di"cucibersih" netizen. 
Nibras Nada, hanya melakukan tugasnya sebagai jurnalis. Menulis dan menginvestigasi narasumber. Memang bukan salah Nibras, jika kebetulan narasumber yang ditemui juga sama-sama pendukung Ahok.
Kesalahan fatal Nibras, jika boleh dibilang demikian, adalah menuliskan judul berdasarkan ucapan narasumber tanpa melakukan check and re-check (kita tidak bisa berharap seorang Ahoker bisa melakukan check and balance, bukan?). Akibatnya, konstruksi tulisan yang baik dan kokoh, dengan mudah dihancurkan oleh warganet yang kebetulan berdomisili di area yang sama dengan narasumber Nibras, bahkan lebih mengetahui detail sang narasumber.
Tak berhenti sampai di situ. Kecerobohan Nibras berakibat lebih fatal, terbongkarnya jejak digital Nibras sebagai pendukung Ahok. Salah? Tentu tidak. Tetapi publik menjadi lebih mudah melabeli produk jurnalisme Nibras sebagai produk kebencian akibat kekalahan telak yang amat sangat perih.

Tampaknya akan masih banyak Nibras lain, jurnalis sekaligus pendukung Ahok yang siap untuk memlintir, menyembunyikan fakta, melebih-lebihkan keburukan dan menghabisi Anies-Sandi.

Tugas publik adalah menjaga kewarasan dengan menyaring dan mengklarifikasi. Memberi guyuran informasi akurat seperti yang dilakukan Taufik Rendusara kepada Nibras. 
#jurnalis #ahokers #jurnalisme
JURNALISME ALA AHOKER Ibarat orang kalah tinju, para pendukung Ahok mengalami KO berkali-kali. Babak belur. Lumrahnya orang yang babak belur, ada sepercik dendam kesumat yang menanti datangnya hari pembalasan. Dalam berbagai kesempatan, aksi balas dendam itu muncul. Mulai dari aksi mocking, cyber bullying, walk out sampai memberi informasi palsu pada publik. Sejenis black campaign pada masa kampanye. Aksi pemberian informasi palsu ini mulai marak terjadi selepas Anies Sandi dilantik. Pelakunya, para jurnalis yang secara pribadi mendukung Ahok dan secara institusi memiliki arah redaksional untuk mengkritisi tajam segala kebijakan Anies-Sandi. Klop kan? Iya. Lihat saja contohnya Nibras Nada Nailufar, seorang jurnalis Kompas yang belum lama "tercyduk" dan di"cucibersih" netizen. Nibras Nada, hanya melakukan tugasnya sebagai jurnalis. Menulis dan menginvestigasi narasumber. Memang bukan salah Nibras, jika kebetulan narasumber yang ditemui juga sama-sama pendukung Ahok. Kesalahan fatal Nibras, jika boleh dibilang demikian, adalah menuliskan judul berdasarkan ucapan narasumber tanpa melakukan check and re-check (kita tidak bisa berharap seorang Ahoker bisa melakukan check and balance, bukan?). Akibatnya, konstruksi tulisan yang baik dan kokoh, dengan mudah dihancurkan oleh warganet yang kebetulan berdomisili di area yang sama dengan narasumber Nibras, bahkan lebih mengetahui detail sang narasumber. Tak berhenti sampai di situ. Kecerobohan Nibras berakibat lebih fatal, terbongkarnya jejak digital Nibras sebagai pendukung Ahok. Salah? Tentu tidak. Tetapi publik menjadi lebih mudah melabeli produk jurnalisme Nibras sebagai produk kebencian akibat kekalahan telak yang amat sangat perih. Tampaknya akan masih banyak Nibras lain, jurnalis sekaligus pendukung Ahok yang siap untuk memlintir, menyembunyikan fakta, melebih-lebihkan keburukan dan menghabisi Anies-Sandi. Tugas publik adalah menjaga kewarasan dengan menyaring dan mengklarifikasi. Memberi guyuran informasi akurat seperti yang dilakukan Taufik Rendusara kepada Nibras. #jurnalis  #ahokers  #jurnalisme 
[LIVE REPORT]
Sedang berlangsung diskusi dan kajian rutin yang membahas tentang "Media Sosial, Politik dan Generasi Z" yang diselenggarakan oleh BEM FISIP UNPAD di Bale Pabukon, Jatinangor, pada Sabtu, 23 September 2017. Diskusi dan kajian rutin ini menghadirkan Zen RS (editor at large di TIRTO.ID) dan Roy Thaniago (dewan direktur dan peneliti media dan kebudayaan di REMOTIVI) sebagai pemateri.
#AyoDiskusi #JurnalIsMe
[LIVE REPORT] Sedang berlangsung diskusi dan kajian rutin yang membahas tentang "Media Sosial, Politik dan Generasi Z" yang diselenggarakan oleh BEM FISIP UNPAD di Bale Pabukon, Jatinangor, pada Sabtu, 23 September 2017. Diskusi dan kajian rutin ini menghadirkan Zen RS (editor at large di TIRTO.ID) dan Roy Thaniago (dewan direktur dan peneliti media dan kebudayaan di REMOTIVI) sebagai pemateri. #AyoDiskusi  #JurnalIsMe 
[Z A M A N GILLE: Generasi Millennial]

Ada yang bilang Generasi Millennial adalah tonggak perubahan Indonesia di masa depan?

Akankah perubahan itu menjadi keuntungan? Atau hanya malah menjadi beban tanggungan?

Generasi Millennial merupakan generasi terbesar yang akan mengguncang Indonesia pada tahun 2020. Merekalah yang lahir pada tahun 1980 – 2000 yang siap mengubah wajah nusantara ini dikancah dunia. Dengan perkembangan teknologi digital yang sangat pesat, menyebabkan penyebaran informasi pun tak kalah cepat. Semakin mudahnya mengakses ini dan itu, membuat mereka sering disebut - sebut sebagai generasi melek teknologi. Seperti yang kita ketahui penggunaan akan teknologi digital sudah menjadi konsumsi yang nyata di Indonesia. Hal ini juga sudah menjadi bahan perbicangan dunia bahwa Indonesia akan menempati posisi sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara di tahun 2020. 
Penggunaan teknologi ini dibarengi dengan peningkatan akan konsumsi internet. Hasil riset yang dilakukan oleh Alvara Research Center menunjukkan bahwa  pengguna internet di Indonesia dinyatakan akan melejit menjadi 140 juta pengguna di tahun 2020 dengan rata – rata pengguna adalah kaum millennials. 
Benar – benar hebat bukan? 
Di tahun 2020, generasi inilah yang akan menempati posisi – posisi strategis dengan umur mereka yang cukup matang atau bisa dikatakan berada di usia produktif. Mereka digadang – gadang akan menjadi pemimpin masa depan bangsa di tahun 2045, yang dikenal dengan masa Indonesia Emas. Faktor teknologi akan memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir, sikap, dan budaya dari generasi ini. Bicara soal teknologi, tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya media sosial. Ya.Generasi Millennials ini cenderung mengekspresikan diri melalui media sosial. Meningkatnya anime dalam penggunakan media sosial dapat memberikan ancaman dan keuntungan.

Nah sekarang persoalannya adalah akankah kecanggihan di era digital ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh generasi ini? 
Jangan sampai mereka terlalu terlena dengan keagungan teknologi, sehingga mereka lupa akan nasib ibu pertiwi.

@itsonline_

#oprecitsonline
#itssurabaya
#reporterwannabe
#JurnalIsMe
[Z A M A N GILLE: Generasi Millennial] Ada yang bilang Generasi Millennial adalah tonggak perubahan Indonesia di masa depan? Akankah perubahan itu menjadi keuntungan? Atau hanya malah menjadi beban tanggungan? Generasi Millennial merupakan generasi terbesar yang akan mengguncang Indonesia pada tahun 2020. Merekalah yang lahir pada tahun 1980 – 2000 yang siap mengubah wajah nusantara ini dikancah dunia. Dengan perkembangan teknologi digital yang sangat pesat, menyebabkan penyebaran informasi pun tak kalah cepat. Semakin mudahnya mengakses ini dan itu, membuat mereka sering disebut - sebut sebagai generasi melek teknologi. Seperti yang kita ketahui penggunaan akan teknologi digital sudah menjadi konsumsi yang nyata di Indonesia. Hal ini juga sudah menjadi bahan perbicangan dunia bahwa Indonesia akan menempati posisi sebagai pasar digital terbesar di Asia Tenggara di tahun 2020. Penggunaan teknologi ini dibarengi dengan peningkatan akan konsumsi internet. Hasil riset yang dilakukan oleh Alvara Research Center menunjukkan bahwa pengguna internet di Indonesia dinyatakan akan melejit menjadi 140 juta pengguna di tahun 2020 dengan rata – rata pengguna adalah kaum millennials. Benar – benar hebat bukan? Di tahun 2020, generasi inilah yang akan menempati posisi – posisi strategis dengan umur mereka yang cukup matang atau bisa dikatakan berada di usia produktif. Mereka digadang – gadang akan menjadi pemimpin masa depan bangsa di tahun 2045, yang dikenal dengan masa Indonesia Emas. Faktor teknologi akan memberikan pengaruh besar terhadap pola pikir, sikap, dan budaya dari generasi ini. Bicara soal teknologi, tidak bisa dilepaskan dengan yang namanya media sosial. Ya.Generasi Millennials ini cenderung mengekspresikan diri melalui media sosial. Meningkatnya anime dalam penggunakan media sosial dapat memberikan ancaman dan keuntungan. Nah sekarang persoalannya adalah akankah kecanggihan di era digital ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh generasi ini? Jangan sampai mereka terlalu terlena dengan keagungan teknologi, sehingga mereka lupa akan nasib ibu pertiwi. @itsonline_ #oprecitsonline  #itssurabaya  #reporterwannabe  #JurnalIsMe 
“Indonesia negeri yang rawan bencana. Karena itu masyarakat perlu mengetahui karakteristik bencana alam tersebut. Media massa, termasuk para jurnalisnya adalah bagian dari ‘unsur’ yang berperan dalam informasi mengenai bencana. Meida massa bahkan berperan penting sebagai sistem informasi peringatan dini. Karena itu, perlu untuk mengetahui segalanya yang berkaitan dengan bencana, agar penyajiannya kepada masyarakat bisa seperti yang diharapkan. Saya berharap, buku ini bisa memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat dan jurnalis. bagus untuk dibaca.”
— Prof Dr. Sudibyakto M.S.,
Pakar Manajemen Bencana Universitas Gadjah Mada dan Unsur Pengarah Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB)
.
“Ketika wartawan meliput bencana alam, ibarat meliput konflik yang yang multidimensi. Karena itu, ada yang kemudian tampil seadanya, sehingga hasilnya seragam, misalnya soal jumlah korban, bantuan dari mana saja, dan sebagainya. Oleh sebab itu, semua media menjadi sama liputannya. Selain itu banyak wartawan ke lapangan tanpa persiapan memadai, padahal beragam yang harus diketahui agar reportasenya berjalan baik, lebih dalam serta tidak seragam. Misalnya, dari peralatan kerja sampai pengetahuan soal kebencanaan. Karena itu, buku ini sangat diperlukan sebagai panduan dalam peliputan semacam itu, yang disusun berdasarkan pengalaman pribadi selama menulis ‘cincin api’ yang berdampingan dengan bencana alam. Tidak bisa dihindari, tetapi mengelola lebih baik dan bijak.”
— H. Margiono, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.
.
Baca selengkapnya di buku Jurnalisme di Cincin Api: Tak Ada Berita Seharga Nyawa (124 hlm)
Harga 45.000 (normal 58.000)
.
Order 👇🏻
DM Instagram @galangpress 
LINE @galangpress (pakai @)
WA 0856-0299-9941
.
#octolampito #jurnalisme #jurnalis #jurnalismedicincinapi
“Indonesia negeri yang rawan bencana. Karena itu masyarakat perlu mengetahui karakteristik bencana alam tersebut. Media massa, termasuk para jurnalisnya adalah bagian dari ‘unsur’ yang berperan dalam informasi mengenai bencana. Meida massa bahkan berperan penting sebagai sistem informasi peringatan dini. Karena itu, perlu untuk mengetahui segalanya yang berkaitan dengan bencana, agar penyajiannya kepada masyarakat bisa seperti yang diharapkan. Saya berharap, buku ini bisa memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat dan jurnalis. bagus untuk dibaca.” — Prof Dr. Sudibyakto M.S., Pakar Manajemen Bencana Universitas Gadjah Mada dan Unsur Pengarah Badan Nasional Penganggulangan Bencana (BNPB) . “Ketika wartawan meliput bencana alam, ibarat meliput konflik yang yang multidimensi. Karena itu, ada yang kemudian tampil seadanya, sehingga hasilnya seragam, misalnya soal jumlah korban, bantuan dari mana saja, dan sebagainya. Oleh sebab itu, semua media menjadi sama liputannya. Selain itu banyak wartawan ke lapangan tanpa persiapan memadai, padahal beragam yang harus diketahui agar reportasenya berjalan baik, lebih dalam serta tidak seragam. Misalnya, dari peralatan kerja sampai pengetahuan soal kebencanaan. Karena itu, buku ini sangat diperlukan sebagai panduan dalam peliputan semacam itu, yang disusun berdasarkan pengalaman pribadi selama menulis ‘cincin api’ yang berdampingan dengan bencana alam. Tidak bisa dihindari, tetapi mengelola lebih baik dan bijak.” — H. Margiono, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat. . Baca selengkapnya di buku Jurnalisme di Cincin Api: Tak Ada Berita Seharga Nyawa (124 hlm) Harga 45.000 (normal 58.000) . Order 👇🏻 DM Instagram @galangpress LINE @galangpress (pakai @) WA 0856-0299-9941 . #octolampito  #jurnalisme  #jurnalis  #jurnalismedicincinapi 
Hari ini dapat kiriman #Tshirt keren dari mas @beginu kutipan dari PK. Ojong "Hidup Sederhana, Berpikir Mulia". PK Ojong adalah salah satu pendiri Harian #Kompas, yang boleh dibilang membangun dasar jurnalistik Kompas yang berpijak pada "hati nurani rakyat". Saya terkesan dengan pilihan kata "Mulia" pada kalimat itu. Betapa tepatnya. Bukan "berpikir besar atau hebat". Karena "mulia" membuat sebuah pikiran atau gagasan menjadi punya makna bagi kemanusiaan. Sudah sangat jarang kata "mulia"  muncul dalam pikiran dan tindakan hari ini. Kalian ingat,  bahkan di lagu kebangsaan Indonesia Raya, kata "Mulia" itu sudah tak didengungkan lagi. Kita hanya mengenal "Indonesia Raya, merdeka...merdeka". Padahal dalam lagu kebangsaan kita itu pada awalnya ada kata-kata: "Indonesia Raya, Mulia.. Mulia.... hiduplah Indonesia Raya". Ah, kita memang sudah merdeka, tapi rasanya kehilangan kemuliaan sebagai manusia... #50TahunKompas #Jurnalisme #quotes
Hari ini dapat kiriman #Tshirt  keren dari mas @beginu kutipan dari PK. Ojong "Hidup Sederhana, Berpikir Mulia". PK Ojong adalah salah satu pendiri Harian #Kompas , yang boleh dibilang membangun dasar jurnalistik Kompas yang berpijak pada "hati nurani rakyat". Saya terkesan dengan pilihan kata "Mulia" pada kalimat itu. Betapa tepatnya. Bukan "berpikir besar atau hebat". Karena "mulia" membuat sebuah pikiran atau gagasan menjadi punya makna bagi kemanusiaan. Sudah sangat jarang kata "mulia" muncul dalam pikiran dan tindakan hari ini. Kalian ingat, bahkan di lagu kebangsaan Indonesia Raya, kata "Mulia" itu sudah tak didengungkan lagi. Kita hanya mengenal "Indonesia Raya, merdeka...merdeka". Padahal dalam lagu kebangsaan kita itu pada awalnya ada kata-kata: "Indonesia Raya, Mulia.. Mulia.... hiduplah Indonesia Raya". Ah, kita memang sudah merdeka, tapi rasanya kehilangan kemuliaan sebagai manusia... #50TahunKompas  #Jurnalisme  #quotes 
Quote film ini "Jurnalis tidak diajarkan tapi bawaan" #piratesofsomalia #jurnalisme
Liputan press con
Konser kebangsaan "Bersatu Untuk Indonesia"
#media #mediaonline #mediamusikfilmdanentertainment #rri #rrijakarta #konserkebangsaanrri #cadaazdotcom #me #jurnalisme #softnews #eventmusikjakarta
We are the team @lpmsukma 
We do our best at every opportunity. Finally we're the Winner ⚽

Thanks to :
Coach @shihab_mr 
Photography @dinnayunita @imeeelia "Sukma dihati, Sukma dinanti, Sukma ditentang, Sukma membentang"

#lpmsukma 
#jurnalisme 
#futsal
We are the team @lpmsukma We do our best at every opportunity. Finally we're the Winner ⚽ Thanks to : Coach @shihab_mr Photography @dinnayunita @imeeelia "Sukma dihati, Sukma dinanti, Sukma ditentang, Sukma membentang" #lpmsukma  #jurnalisme  #futsal 
Kisah malapetaka bom atom yang meluluh-lantakkan Hiroshima dan mengubah sejarah untuk selamanya. Ditulis oleh pemenang Pulitzer Prize, John Hersey, karya ini adalah sebuah masterpiece jurnalisme sastra dan terpilih sebagai naskah terbaik jurnalisme Amerika pada abad ke-20 oleh panel wartawan dan akedemisi Universitas Colombia. Ini adalah cerita yang akan mengusik sisi kemanusiaan setiap orang. Ini adalah tentang pilihan dan kerasnya hidup di masa perang.
–
Goodreads: ★★★★☆ (3.9/5)
–
#hiroshima #johnhersey #buku #nonfiksi #jurnalisme #sastra #jurnalismesastrawi #sejarah #journalism #newjournalism #literaryjournalism #longreads #thenewyorker #newyorker #pulitzerprize #pulitzer #kedaiboekoe #tokobuku #jualbukusejarah #jualanbukusejarah .
.
HIROSHIMA: KETIKA BOM DIJATUHKAN
John Hersey | Komunitas Bambu, 2008
Kisah malapetaka bom atom yang meluluh-lantakkan Hiroshima dan mengubah sejarah untuk selamanya. Ditulis oleh pemenang Pulitzer Prize, John Hersey, karya ini adalah sebuah masterpiece jurnalisme sastra dan terpilih sebagai naskah terbaik jurnalisme Amerika pada abad ke-20 oleh panel wartawan dan akedemisi Universitas Colombia. Ini adalah cerita yang akan mengusik sisi kemanusiaan setiap orang. Ini adalah tentang pilihan dan kerasnya hidup di masa perang. – Goodreads: ★★★★☆ (3.9/5) – #hiroshima  #johnhersey  #buku  #nonfiksi  #jurnalisme  #sastra  #jurnalismesastrawi  #sejarah  #journalism  #newjournalism  #literaryjournalism  #longreads  #thenewyorker  #newyorker  #pulitzerprize  #pulitzer  #kedaiboekoe  #tokobuku  #jualbukusejarah  #jualanbukusejarah  . . HIROSHIMA: KETIKA BOM DIJATUHKAN John Hersey | Komunitas Bambu, 2008
Kisah malapetaka bom atom yang meluluh-lantakkan Hiroshima dan mengubah sejarah untuk selamanya. Ditulis oleh pemenang Pulitzer Prize, John Hersey, karya ini adalah sebuah masterpiece jurnalisme sastra dan terpilih sebagai naskah terbaik jurnalisme Amerika pada abad ke-20 oleh panel wartawan dan akedemisi Universitas Colombia. Ini adalah cerita yang akan mengusik sisi kemanusiaan setiap orang. Ini adalah tentang pilihan dan kerasnya hidup di masa perang.
–
Goodreads: ★★★★☆ (3.9/5)
–
#hiroshima #johnhersey #buku #nonfiksi #jurnalisme #sastra #jurnalismesastrawi #sejarah #journalism #newjournalism #literaryjournalism #longreads #thenewyorker #newyorker #pulitzerprize #pulitzer #kedaiboekoe #tokobuku #jualbukusejarah #jualanbukusejarah .
.
HIROSHIMA: KETIKA BOM DIJATUHKAN
John Hersey | Komunitas Bambu, 2008
Kisah malapetaka bom atom yang meluluh-lantakkan Hiroshima dan mengubah sejarah untuk selamanya. Ditulis oleh pemenang Pulitzer Prize, John Hersey, karya ini adalah sebuah masterpiece jurnalisme sastra dan terpilih sebagai naskah terbaik jurnalisme Amerika pada abad ke-20 oleh panel wartawan dan akedemisi Universitas Colombia. Ini adalah cerita yang akan mengusik sisi kemanusiaan setiap orang. Ini adalah tentang pilihan dan kerasnya hidup di masa perang. – Goodreads: ★★★★☆ (3.9/5) – #hiroshima  #johnhersey  #buku  #nonfiksi  #jurnalisme  #sastra  #jurnalismesastrawi  #sejarah  #journalism  #newjournalism  #literaryjournalism  #longreads  #thenewyorker  #newyorker  #pulitzerprize  #pulitzer  #kedaiboekoe  #tokobuku  #jualbukusejarah  #jualanbukusejarah  . . HIROSHIMA: KETIKA BOM DIJATUHKAN John Hersey | Komunitas Bambu, 2008
"Penuntasan Misi 19 Tahun: Musim Sang Juara"
Arif Budi Kristanto
Segel
80rb
.
Kontak 0812-2321-9025
.
#buku #musimsangjuara #bukupersib #persib #bandung #jualbukubandung
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung
"Misteri² Terbesar Indonesia"
Haris Firdaus
Katta, 2008
163 halaman
Bekas. Bagus.
25rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #novel #misteri
"Sebuah Kitab yang Tak Suci"
Puthut EA
Penerbit Sumbu, 2001
120 halaman
Bekas. Lumayan aja.
30rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #novel #PuthutEA
"U-Boot Waffe;
Pasukan Kapal Selam Jerman Perang Dunia II"
Gordon Williamson & Darko Pavlovic
KPG, 2012
74 halaman
Bekas. Mulus.
30rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #novel #PDII #WWII #U-Boot #DasBoot
"Ghirah Gatha; Kumpulan Puisi"
Lan Fang
Gramedia, 2011
60 halaman
Bekas. Mulus.
25rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #novel #puisi #kumpulan #antologi #LanFang
"Festival Mei: Antologi Puisi"
Penerbit Titian, 2006
196 halaman
Bekas. Mulus.
35rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #novel #puisi #antologi
Ini #quote menghujam jantungku 😥😥
Tentang apa yang diperjuangkan. Tentang peluh yang rela tak dapat bayaran. Tentang ideologi yang pemilik sepenuhnya hati.
.
#maimonherawati
#jurnalisme #jurnalis #freepalestine #savepalestinesyria
"Bung Karno:
Wacana Konstitusi dan Demokrasi"
- Kenangan 100 Tahun Bung Karno.
Grasindo
Stok lama. Segel tapi segelnya udah butut.
40rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #Soekarno #BungKarno
"Di Pengasingan: Sebuah Kumpulan Cerita Pendek"
Syarkawi Manap
Ultimus
Segel
35rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung #novel #cerpen #ceritapendek #eksil
"Jurnalisme Bencana, Bencana Jurnalisme: Kesaksian dari Tanah Bencana"
Ahmad Arif
KPG, 2010
217 halaman
Segel
40rb
.
Kontak whatsapp: 0812232190125
.
#jualbuku #bukubekas #lapakbuku #sastra #literasi #perpustakaan #kiosbuku #bukuantik #bukulama #bukuantik #koleksibuku #tokobuku #bukusejarah #jurnalisme #jurnalistik #sejarah  #sejarahsunda #sejarahbandung #bukubandung
"Jangan Tulis Kami Teroris"
Linda Christanty
KPG
160 halaman
Segel
30rb
.
Kontak 081223219025
.
#jualbuku #jurnalistik #bukubekas #bukulama #koleksibuku #bukuantik #literasi #jurnalisme #bukulangka #lapakbuku
"Temukan karaktermu. Kelak kalau orang-orang tahu seperti apa kamu (karaktermu), gak perlu daftar ke media mainstream​, mereka yang akan datang ke kamu," Teh Maimon Herawati, dosen Jurnalistik UNPAD.
.
Sudah menemukan karaktermu seperti apa?
#TemuTokoh #writingtheraphyFLPMalang yang disponsori oleh @ayamnelongso .
#maimonherawati
#jurnalisme #jurnalis #freepalestine #savepalestine #FLP #ForumLingkarPena #flpmalang
Sisi Lain Istana. J. Osdar. Penerbit Buku Kompas. Baru, segel. Rp40.000.

Salah satu peristiwa paling menghebohkan yang pernah terjadi di Republik ini adalah tampilnya Presiden Abdurrahman Wahid di teras Istana Merdeka hanya dengan mengenakan celana pendek dan baju kaus pada 23 Juli 2001. Ia tampil untuk melambaikan tangan kepada massa pendukungnya yang berunjuk rasa di depan istana.

Tak banyak yang tahu cerita di balik berita penampilan publik Gus Dur yang nyleneh itu. J. Osdar adalah salah seorang yang tahu persis apa yang sesungguhya terjadi. Sebagai wartawan Kompas, selama lebih dari 30 tahun ia juga menjadi saksi berbagai peristiwa lain dan kisah-kisah yang tersembunyi di balik tembok istana, termasuk yang menyangkut sisi-sisi kehidupan pribadi para presiden yang pernah menghuninya.

Kisah-kisah itulah yang dituangkannya dalam buku ini. Sederhana, ringkas, namun tetap meluaskan cakrawala pengetahuan. Mulai dari cerita tentang Presiden Soekarno yang pernah mengizinkan didirikannya sekolah taman kanak-kanak di halaman rumput antara gedung Istana Merdeka dan Istana Negara, sampai kisah di balik berita tentang Ani Yudhoyono, ibu negara yang pehobi berat fotografi.
.
Silakan hubungi admin via WA (085853443814) untuk melakukan pemesanan, sekadar tanya-tanya dan ngobrolin buku juga boleh kok. 😆
Sisi Lain Istana. J. Osdar. Penerbit Buku Kompas. Baru, segel. Rp40.000. Salah satu peristiwa paling menghebohkan yang pernah terjadi di Republik ini adalah tampilnya Presiden Abdurrahman Wahid di teras Istana Merdeka hanya dengan mengenakan celana pendek dan baju kaus pada 23 Juli 2001. Ia tampil untuk melambaikan tangan kepada massa pendukungnya yang berunjuk rasa di depan istana. Tak banyak yang tahu cerita di balik berita penampilan publik Gus Dur yang nyleneh itu. J. Osdar adalah salah seorang yang tahu persis apa yang sesungguhya terjadi. Sebagai wartawan Kompas, selama lebih dari 30 tahun ia juga menjadi saksi berbagai peristiwa lain dan kisah-kisah yang tersembunyi di balik tembok istana, termasuk yang menyangkut sisi-sisi kehidupan pribadi para presiden yang pernah menghuninya. Kisah-kisah itulah yang dituangkannya dalam buku ini. Sederhana, ringkas, namun tetap meluaskan cakrawala pengetahuan. Mulai dari cerita tentang Presiden Soekarno yang pernah mengizinkan didirikannya sekolah taman kanak-kanak di halaman rumput antara gedung Istana Merdeka dan Istana Negara, sampai kisah di balik berita tentang Ani Yudhoyono, ibu negara yang pehobi berat fotografi. . Silakan hubungi admin via WA (085853443814) untuk melakukan pemesanan, sekadar tanya-tanya dan ngobrolin buku juga boleh kok. 😆
Jurnalisme Televisi Indonesia. Haris Jauhari (Editor). KPG. Baru, segel.
.
Buku ini berisi tinjauan mengenai jurnalisme televisi dan prakteknya di Indonesia. Ditulis oleh orang dalam yang meru pakan pelaku utama dan sejumlah tokoh nasional yang kredibel. Sangat beragam, kaya perspektif, dan visioner.

Buku ini juga memuat pengetahuan, keterampilan, kiat, dan sejumlah rahasia bermanfaat menjadi jurnalis hingga membuat dokumenter dan talk show televisi yang baik. Lengkap dengan contoh. Ditulis dengan gaya khas IJTI yang pop dan santai. Santun dan berbobot.
.
Silakan hubungi admin via WA (085853443814) untuk melakukan pemesanan, sekadar tanya-tanya dan ngobrolin buku juga boleh kok. 😆
Jurnalisme Televisi Indonesia. Haris Jauhari (Editor). KPG. Baru, segel. . Buku ini berisi tinjauan mengenai jurnalisme televisi dan prakteknya di Indonesia. Ditulis oleh orang dalam yang meru pakan pelaku utama dan sejumlah tokoh nasional yang kredibel. Sangat beragam, kaya perspektif, dan visioner. Buku ini juga memuat pengetahuan, keterampilan, kiat, dan sejumlah rahasia bermanfaat menjadi jurnalis hingga membuat dokumenter dan talk show televisi yang baik. Lengkap dengan contoh. Ditulis dengan gaya khas IJTI yang pop dan santai. Santun dan berbobot. . Silakan hubungi admin via WA (085853443814) untuk melakukan pemesanan, sekadar tanya-tanya dan ngobrolin buku juga boleh kok. 😆
9 Desember 2017
Minggu pertama jadi wartawan, SERU BANGET!

Banyak orang berpikir, hidup di dunia jurnalis butuh mental dan tenaga ekstra. Bener sih. Gaji ngepas buat  hidup sekedarnya, setiap hari ke lapangan ngelakuin liputan kesana kemari (literally keliling jakarta). Tapi, semuany bakal terbayar kalo kita jadi orang pertama yg tau informasi, ngambil foto yang punya cerita, tulisan kita dipajang dalam kolom berita, dan semuanya jadi berita informatif buat masyarakat. Priceless coy!

Ketemu banyak cendikiawan, pejuang keadilan, artis ternama, para jurnalis dan orang orang hebat lainnya membuat pemikiran gw terus terbuka.

Di sisi lain, gw juga bisa mengucapkan sh'ma ke semua orang yang gw wawancarai. Sekedar, 'Terima kasih bang buat waktunya! Tuhan berkati ya,' bisa menunjukan Kasih Tuhan lewat dialog singkat.

#selfnote: Keep on fire yoh! Suatu saat kalo jenuh dengan dunia jurnalis, liat post ini!

Cheers!

#jurnalyoh #photojurnalism #fotojurnalis #streetphotography #jurnalism #jurnalisme #jurnalis
9 Desember 2017 Minggu pertama jadi wartawan, SERU BANGET! Banyak orang berpikir, hidup di dunia jurnalis butuh mental dan tenaga ekstra. Bener sih. Gaji ngepas buat hidup sekedarnya, setiap hari ke lapangan ngelakuin liputan kesana kemari (literally keliling jakarta). Tapi, semuany bakal terbayar kalo kita jadi orang pertama yg tau informasi, ngambil foto yang punya cerita, tulisan kita dipajang dalam kolom berita, dan semuanya jadi berita informatif buat masyarakat. Priceless coy! Ketemu banyak cendikiawan, pejuang keadilan, artis ternama, para jurnalis dan orang orang hebat lainnya membuat pemikiran gw terus terbuka. Di sisi lain, gw juga bisa mengucapkan sh'ma ke semua orang yang gw wawancarai. Sekedar, 'Terima kasih bang buat waktunya! Tuhan berkati ya,' bisa menunjukan Kasih Tuhan lewat dialog singkat. #selfnote : Keep on fire yoh! Suatu saat kalo jenuh dengan dunia jurnalis, liat post ini! Cheers! #jurnalyoh  #photojurnalism  #fotojurnalis  #streetphotography  #jurnalism  #jurnalisme  #jurnalis 
Pagar sih |
.
Warga melintasi jalan pagarsih kota Bandung yang sedang direvitalisasi guna menanggulangi banjir yang sering melanda kawasan Ibu
.
.
.
.
.
.
.

@alfaink #alfaink #warnawarninusantara3 #alfainkpc2017 #journalism #jurnalisme #pagarsih #bandung #ajinumoto #gproject #gproject_pictures #adjiedunstoniriana #like4like #indonesia #budaya #kebudayaan #inimahbandung
Silahkan temen-temen yang suka menulis kirim saja lewat kopelpurwakarta@gmail.com simak-simak yakk di www.tbmkopel.or.id . Kami siap mewadahi curhatan, kreativitas, inspirasi, karya-karya temen" semua. Tulisan akan terbit Dengan melalui tahap redaksi

#jurnalistik #jurnalis #domain #jurnalisme
Silahkan temen-temen yang suka menulis kirim saja lewat kopelpurwakarta@gmail.com simak-simak yakk di www.tbmkopel.or.id . Kami siap mewadahi curhatan, kreativitas, inspirasi, karya-karya temen" semua. Tulisan akan terbit Dengan melalui tahap redaksi #jurnalistik  #jurnalis  #domain  #jurnalisme 
Untuk menjadikan sebuah cerita yg menarik maka perlu dibuat tokoh. Selain itu harus ada konflik yg kuat. Tanpa konflik maka kisah akan kering

#jurnalisme #indephtreporting #pojokliterasibanyumas #luarkotak #luarkotak.id
Dialog Publik
Penguatan peran KIM 
Sebagai media jurnalisme warga
Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan
Pasuruan,  07 Desember 2017

#kim
#forumkim
#jurnalisme
#kabupaten
#pasuruan
Melalui esai dan reportase dalam buku ini, Linda mengajak kita menjelajah dinamisnya hubungan manusia dari pelbagai kawasan, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika.

Setiap peristiwa yang terekam tidak hanya menuturkan dinamisme hubungan manusia yang terjadi akibat konflik, tragedi, dan rekonsiliasi melainkan juga menyoroti upaya-upaya manusia bertahan dalam bahaya dan melawan praktik ketidakadilan yang mengatasnamakan apa pun: suku, ras, agama, maupun ideologi.

Pengalaman, fakta, dan reportase Linda yang dituturkan secara realis dan detail dalam buku ini mampu mengetengahkan manusia dan kemanusiaannya.
—
Goodreads: ★★★★☆ (4.0/5)
—
#seekorburungkecilbirudinaha #lindachristanty #buku #nonfiksi #esai #reportase #jurnalisme #humaniora #kedaiboekoe #tokobuku #penerbitkpg
.
.
SEEKOR BURUNG KECIL BIRU DI NAHA
Linda Christanty | KPG, 2015

Segel | Rp50.000
Pesan via SMS/WA 085891444731
Melalui esai dan reportase dalam buku ini, Linda mengajak kita menjelajah dinamisnya hubungan manusia dari pelbagai kawasan, mulai dari Asia, Eropa, hingga Amerika. Setiap peristiwa yang terekam tidak hanya menuturkan dinamisme hubungan manusia yang terjadi akibat konflik, tragedi, dan rekonsiliasi melainkan juga menyoroti upaya-upaya manusia bertahan dalam bahaya dan melawan praktik ketidakadilan yang mengatasnamakan apa pun: suku, ras, agama, maupun ideologi. Pengalaman, fakta, dan reportase Linda yang dituturkan secara realis dan detail dalam buku ini mampu mengetengahkan manusia dan kemanusiaannya. — Goodreads: ★★★★☆ (4.0/5) — #seekorburungkecilbirudinaha  #lindachristanty  #buku  #nonfiksi  #esai  #reportase  #jurnalisme  #humaniora  #kedaiboekoe  #tokobuku  #penerbitkpg  . . SEEKOR BURUNG KECIL BIRU DI NAHA Linda Christanty | KPG, 2015 Segel | Rp50.000 Pesan via SMS/WA 085891444731
http://cadaazz.com/2017/12/05/terinspirasi-film-laga-tahun-80-an-mvp-pictures-siap-rilis-film-5-cowok-jagoan/

#cadaazdotcom #media #mediaonline #mediamusikfilmdanentertainment #jurnalisme #softnews #me #mvppictures  #5cowokjagoan #5cowokjagoanmovie #layarlebar #bioskop #zombieactioncomedy
SEMUA BISA JADI JURNALIS!
.
.
Halo Sahabat IN FM, ada yang suka menulis ? Hobi menulis kalian bisa dikembangkan jadi jurnalis lho. Forum Komunikasi Jurnalis (FOKALIS) menggelar seminar sekaligus mengajak siswa-siswi dan mahasiswa di Kebumen belajar secara teknis untuk jadi jurnalis.  Seminar yang diisi oleh jurnalis sekaligus penyiar tv nasional Sri Lukmiyati ini dibuka oleh Kepala Diskominfo Kab. Kebumen,  Cokro Aminoto S.IP. M.Kes. Kepala Diskominfo Kebumen memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin berkontribusi menjadi Citizen Journalist,  Pemerintah Kebumen sudah meyiapkan wadah untuk warga kebumen yang ingin mengirimkan berita dan informasi melalu kominfo.kebumenkab.go.id
Yuk Jadi Jurnalis! 
#seminarjurnalistik #jurnalisme #jurnaliskebumen #fokalis #radioinfmkebumen #infmfamilystation #kebumenkeren #explorekebumen #jurnaliskebumen
SEMUA BISA JADI JURNALIS! . . Halo Sahabat IN FM, ada yang suka menulis ? Hobi menulis kalian bisa dikembangkan jadi jurnalis lho. Forum Komunikasi Jurnalis (FOKALIS) menggelar seminar sekaligus mengajak siswa-siswi dan mahasiswa di Kebumen belajar secara teknis untuk jadi jurnalis. Seminar yang diisi oleh jurnalis sekaligus penyiar tv nasional Sri Lukmiyati ini dibuka oleh Kepala Diskominfo Kab. Kebumen, Cokro Aminoto S.IP. M.Kes. Kepala Diskominfo Kebumen memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin berkontribusi menjadi Citizen Journalist, Pemerintah Kebumen sudah meyiapkan wadah untuk warga kebumen yang ingin mengirimkan berita dan informasi melalu kominfo.kebumenkab.go.id Yuk Jadi Jurnalis! #seminarjurnalistik  #jurnalisme  #jurnaliskebumen  #fokalis  #radioinfmkebumen  #infmfamilystation  #kebumenkeren  #explorekebumen  #jurnaliskebumen 
Jangan tertarik pada seseorang karena parasnya,,karena keelokan paras dapat menyesatkan,,Tertariklah pada seseorang yang dapat membuatmu tersenyum,, sebab hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap menjadi cerah..Semoga kamu menemukan orang seperti itu..
#bersyukur #bersyukurlah #salamlestariindonesia  #bogorhits #jurney #lights #jurnalist #juornalist #jurnalisme #journalistpride 📸 take by @riougen
Karena semua manusia adalah seorang jurnalis menerima dan menyampaikan, contohnya emak emak tukang ngegosip 😁😂 #journalism #jurnalisme #jurnalistik #pers #worldaidsday @wartawan_indonesia
Kumpul Wong Keren

Media terus mengalami dinamika, termasuk online. Tak cukup berbekal keajegan jadwal update, juga mensyaratkan inovasi.

Untuk dapat menjadi portal rujukan, berbagai kreasi harus dilakukan. Ada kekhasan liputan yang dimiliki, menyertakan grafis, teknologi video, hingga memaksimalkan media sosial.

Mungkin dan pasti, akan ada kelengkapan lain yang harus terus menyertai. Itu semua tidak dapat dihindarkan agar keberadaan media selalu dinanti khalayak.

Pilihannya hanya satu: berinovasi, atau mati. Demikian yang antara lain saya dapatkan kala bertemu orang pertama di @nuonline_id ini.

Dakwah di zaman now tak cukup berbekal semangat, tapi lebih dari itu. 
HaturNUhun atas kesempatan berbagi kang Mukafi Ni'am. Kepada panjenengan saya belajar menutupi kekurangan diri.

Yang tersisa dari munas dan konbes di NTB.

#nuonline #mediasosial #mediaaswaja #islamramah #islamnusantara #islamindonesia #jurnalisme #jurnalismewarga
Kumpul Wong Keren Media terus mengalami dinamika, termasuk online. Tak cukup berbekal keajegan jadwal update, juga mensyaratkan inovasi. Untuk dapat menjadi portal rujukan, berbagai kreasi harus dilakukan. Ada kekhasan liputan yang dimiliki, menyertakan grafis, teknologi video, hingga memaksimalkan media sosial. Mungkin dan pasti, akan ada kelengkapan lain yang harus terus menyertai. Itu semua tidak dapat dihindarkan agar keberadaan media selalu dinanti khalayak. Pilihannya hanya satu: berinovasi, atau mati. Demikian yang antara lain saya dapatkan kala bertemu orang pertama di @nuonline_id ini. Dakwah di zaman now tak cukup berbekal semangat, tapi lebih dari itu. HaturNUhun atas kesempatan berbagi kang Mukafi Ni'am. Kepada panjenengan saya belajar menutupi kekurangan diri. Yang tersisa dari munas dan konbes di NTB. #nuonline  #mediasosial  #mediaaswaja  #islamramah  #islamnusantara  #islamindonesia  #jurnalisme  #jurnalismewarga 
Assalamualaikum Sobat Kampus
Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN)  yang diadakan oleh Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung dengan tema “Jurnalisme Lingkungan”, Dzulanda Shari Batu Bara sebagai peserta pada pelatihan itu sedikit membagikan pengalaman dan ilmunya dalam pelatihan bersama kru LPM Dinamika. Kamis (16/11). Dzulanda, selaku pemateri menjelaskan tentang beberapa etika jurnalisme lingkungan, “Dalam bukunya yang berjudul Etika Jurnalisme Lingkungan, pak Agus menjelaskan bahwa terdapat beberapa etika jurnalisme dalam lingkungan, salah satunya adalah menguji informasi dan konfirmasi. Jadi, yang dimaksud adalah proses cek and ricek. Dalam jurnalisme lingkungan juga melakukan dan mencari suatu kebenaran dari hasil liputan yang dilakukan,” jelasnya.

Selengkapnya di www.lpmdinamika.co
#uinsu #anakdinamika #mediakampus #jurnalisme #pjtln
Assalamualaikum Sobat Kampus Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN)  yang diadakan oleh Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Universitas Lampung dengan tema “Jurnalisme Lingkungan”, Dzulanda Shari Batu Bara sebagai peserta pada pelatihan itu sedikit membagikan pengalaman dan ilmunya dalam pelatihan bersama kru LPM Dinamika. Kamis (16/11). Dzulanda, selaku pemateri menjelaskan tentang beberapa etika jurnalisme lingkungan, “Dalam bukunya yang berjudul Etika Jurnalisme Lingkungan, pak Agus menjelaskan bahwa terdapat beberapa etika jurnalisme dalam lingkungan, salah satunya adalah menguji informasi dan konfirmasi. Jadi, yang dimaksud adalah proses cek and ricek. Dalam jurnalisme lingkungan juga melakukan dan mencari suatu kebenaran dari hasil liputan yang dilakukan,” jelasnya. Selengkapnya di www.lpmdinamika.co #uinsu  #anakdinamika  #mediakampus  #jurnalisme  #pjtln 
Ayo ngobrol-ngobrol dan guyon2. Lalu cerita-cerita. Tentang perjalanan. Tentang rasa kangen....
.
#festivalliterasisurabaya #workshops #traveling #travelwriting #travelwriter #oleholehjurnalis #jalanjalanjurnalis #jurnalisme #journalism
Liputan jakcloth year end sale 2017
#cadaazdotcom #media #mediaonline #mediamusikfilmdanentertainment #jurnalisme #softnews #jakcloth2017 #jakclothyes2017 
http://cadaazz.com/2017/11/30/jakcloth-year-and-sale-2017-adalah-jakcloth-terakhir-yang-memaksimalkan-pengisi-acara-musik/
Dapatkan buku INI BARU CIPO, Kumpulan Reportase Citizen Reporter Harian Surya

Harganya cuma Rp 25.000! (belum termasuk ongkir)

Berminat? 
Caranya, pesan melalui instagram Harian Surya @suryaonline.

YUK DIORDER BUKUNYA!  #surabaya #koransurya #hariansurya #IniBaruCipo #CitizenReporter #citizenjournalist #journalism #reporters #reportase #jurnalistik #jurnalis #jurnalisme #jurnalistik #wartawan
Video Ceramah Ustadz Khairul Shaleh

Tema: Perbaharui Iman

Masjid Baitul Muttaqien Komp. Permata Biru RW 19 dalam pengajian rutin ibu-ibu pada tanggal 18 November 2017

Reporter: Jesika Aleida

#videogramdakwah
#kpiuinsgd
#jurnalisme dakwah

@dakwahpos @uwes.fatoni @aang_ridwan @KPIB16
Video Ceramah Ustadz Khairul Shaleh Tema: Perbaharui Iman Masjid Baitul Muttaqien Komp. Permata Biru RW 19 dalam pengajian rutin ibu-ibu pada tanggal 18 November 2017 Reporter: Jesika Aleida #videogramdakwah  #kpiuinsgd  #jurnalisme  dakwah @dakwahpos @uwes.fatoni @aang_ridwan @KPIB16
Halo sahabat, ngerasa nggak sih saat ini kebebasan pers pasca reformasi hukum dan politik di Indonesia kerap dianggap kebablasan dan kerap memihak? Padahal dalam memberitakan, pers terikat dengan kode etik jurnalistik yang berlaku. 
Agar tidak berimbas pada cara pemberitaan yang mengurangi potensi konflik dan mengarah pada penyampaian informasi yang berdampak pada perdamaian, akan ada seminar khusus untuk membahas fenomena ini.

Tambo Media (www.tambo.co.id) bekerjasama dengan Center for Democratization Studies, dan Jogja Museum Lover akan mengadakan seminar “Jurnalisme Damai dan Konten Positif untuk Anak Muda dalam Media Online” pada 21 Desember 2017 di Museum Sandi, Jl Faridan M. Noto 21 Kotabaru Yogyakarta.

Keynote speaker
Aryo S. Eddyono
Akademisi dan Praktisi Media

Pembicara
a. Agus Mulyono (Corporate Communication Manager PT. Japfa Comfeed Indonesia, Peneliti Reading Indonesia Project, Alumni Asia Young Leader for Democracy) 
b. Romdlon Adi (Editor www.tambo.co.id) 
c. Bernando J. Sujibto (Penulis kolom dan Pendiri Turkish Spirits)
d. Luthfi Widagdo Eddyono (Peneliti Center for Democratization Studies, staf ahli Mahkamah Konstitusi) 
Pastinya seru dan menarik dan nantinya diharapkan akan melahirkan jurnalisme damai dan konten positif pada media online. Yuk jangan sampai ketinggalan dan ikuti seminarnya.

#jurnalisme #media #positive #konten
Halo sahabat, ngerasa nggak sih saat ini kebebasan pers pasca reformasi hukum dan politik di Indonesia kerap dianggap kebablasan dan kerap memihak? Padahal dalam memberitakan, pers terikat dengan kode etik jurnalistik yang berlaku. Agar tidak berimbas pada cara pemberitaan yang mengurangi potensi konflik dan mengarah pada penyampaian informasi yang berdampak pada perdamaian, akan ada seminar khusus untuk membahas fenomena ini. Tambo Media (www.tambo.co.id) bekerjasama dengan Center for Democratization Studies, dan Jogja Museum Lover akan mengadakan seminar “Jurnalisme Damai dan Konten Positif untuk Anak Muda dalam Media Online” pada 21 Desember 2017 di Museum Sandi, Jl Faridan M. Noto 21 Kotabaru Yogyakarta. Keynote speaker Aryo S. Eddyono Akademisi dan Praktisi Media Pembicara a. Agus Mulyono (Corporate Communication Manager PT. Japfa Comfeed Indonesia, Peneliti Reading Indonesia Project, Alumni Asia Young Leader for Democracy) b. Romdlon Adi (Editor www.tambo.co.id) c. Bernando J. Sujibto (Penulis kolom dan Pendiri Turkish Spirits) d. Luthfi Widagdo Eddyono (Peneliti Center for Democratization Studies, staf ahli Mahkamah Konstitusi) Pastinya seru dan menarik dan nantinya diharapkan akan melahirkan jurnalisme damai dan konten positif pada media online. Yuk jangan sampai ketinggalan dan ikuti seminarnya. #jurnalisme  #media  #positive  #konten 
"Vox Populi, Vox Dei" .
Hari ini, Senin (27/11) warga Manokwari kedatangan teman ngopi baru,  Papua Press.
.
Suatu kehormatan bagi kami, Pasar Modal terpilih menjadi head line di Rubrik Bisnis edisi perdana. .
Terimakasih kepada Pemred dan Redaktur serta wartawan yang turut mengenalkan wahana investasinya rakyat jelata ini kepada masyarakat luas. .
Selamat dan sukses atas peluncuran edisi #1 Papua Press. Semoga munculnya media baru di Papua Barat menjadi tambahan referensi dan membawa semangat baru untuk rajin membaca serta mengupdate hal hal baru.
.
Tetaplah memegang teguh prinsip jurnalisme dan tetaplah menyuarakan suara suara Tuhan. . 
#papuapress #media #mediamassa #koran #jurnalisme #Manokwari #manokwaripapuabarat #PapuaBarat #papua #investorpapuabarat #investorsahampemula #indonesiastockexchange #YukNabungSaham
"Vox Populi, Vox Dei" . Hari ini, Senin (27/11) warga Manokwari kedatangan teman ngopi baru, Papua Press. . Suatu kehormatan bagi kami, Pasar Modal terpilih menjadi head line di Rubrik Bisnis edisi perdana. . Terimakasih kepada Pemred dan Redaktur serta wartawan yang turut mengenalkan wahana investasinya rakyat jelata ini kepada masyarakat luas. . Selamat dan sukses atas peluncuran edisi #1  Papua Press. Semoga munculnya media baru di Papua Barat menjadi tambahan referensi dan membawa semangat baru untuk rajin membaca serta mengupdate hal hal baru. . Tetaplah memegang teguh prinsip jurnalisme dan tetaplah menyuarakan suara suara Tuhan. . #papuapress  #media  #mediamassa  #koran  #jurnalisme  #Manokwari  #manokwaripapuabarat  #PapuaBarat  #papua  #investorpapuabarat  #investorsahampemula  #indonesiastockexchange  #YukNabungSaham 
#Repost @mojokstore (@get_repost)
・・・
Buku ini berasal dari latar belakang keprihatinan tentang persoalan bagaimana mengomunikasikan bencana melalui jurnalisme, dengan beranjak pada praktik jurnalisme saat bencana erupsi Gunung Merapi.
.
JURNALISME SENSITIF BENCANA
Fajar Junaedi & Filosa Gita Sukmono | Buku Litera | 2017
.
IDR 35.000
.
Pemesanan via mojokstore.com atau hubungi WA/LINE (lihat bio).
.
.
.
#jurnalisme #sensitifbencana #gunungmerapi #bukulitera #nonfiksi #bukunonfiksi #mojokstore #salamsatset
#Repost  @mojokstore (@get_repost) ・・・ Buku ini berasal dari latar belakang keprihatinan tentang persoalan bagaimana mengomunikasikan bencana melalui jurnalisme, dengan beranjak pada praktik jurnalisme saat bencana erupsi Gunung Merapi. . JURNALISME SENSITIF BENCANA Fajar Junaedi & Filosa Gita Sukmono | Buku Litera | 2017 . IDR 35.000 . Pemesanan via mojokstore.com atau hubungi WA/LINE (lihat bio). . . . #jurnalisme  #sensitifbencana  #gunungmerapi  #bukulitera  #nonfiksi  #bukunonfiksi  #mojokstore  #salamsatset 
Buku ini berasal dari latar belakang keprihatinan tentang persoalan bagaimana mengomunikasikan bencana melalui jurnalisme, dengan beranjak pada praktik jurnalisme saat bencana erupsi Gunung Merapi.
.
JURNALISME SENSITIF BENCANA
Fajar Junaedi & Filosa Gita Sukmono | Buku Litera | 2017
.
IDR 35.000
.
Pemesanan via mojokstore.com atau hubungi WA/LINE (lihat bio).
.
.
.
#jurnalisme #sensitifbencana #gunungmerapi #bukulitera #nonfiksi #bukunonfiksi #mojokstore #salamsatset
Buku ini berasal dari latar belakang keprihatinan tentang persoalan bagaimana mengomunikasikan bencana melalui jurnalisme, dengan beranjak pada praktik jurnalisme saat bencana erupsi Gunung Merapi. . JURNALISME SENSITIF BENCANA Fajar Junaedi & Filosa Gita Sukmono | Buku Litera | 2017 . IDR 35.000 . Pemesanan via mojokstore.com atau hubungi WA/LINE (lihat bio). . . . #jurnalisme  #sensitifbencana  #gunungmerapi  #bukulitera  #nonfiksi  #bukunonfiksi  #mojokstore  #salamsatset 
Kira2 pesan apa yg ingin disampaikan pemilik mobil ini?
#jagalan #suroboyocuk #surabayautara #surabayambois #jalanjalan #carfreeday #mendung #apamaksudnya #ayla #likefoto #likeforfun #jurnalisme
PINALING

Aldo dan Jackson, siswa Kelas I SD GMIM Pinaling, Minahasa Selatan memberi hormat saat rekan lainnya menurunkan Bendera Merah Putih, usai aktifitas belajar mengajar tepat di Hari Guru, 25 November 2017.

Pinaling menjadi salah satu lokasi Program Citradaya Nita dari Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara sejak tahun 2015. Program yang dikerjakan oleh jurnalis perempuan Eva Aruperes ini menyasar warga yang belum memiliki ijazah formal untuk mengikuti paket pendidikan hingga bisa lulus dalam Ujian Kesetaraan.

Berbarengan dengan Peringatan Hari Guru, saya juga terundang menjadi "guru" bagi sebagian warga Pinaling, berbagi pemahaman tentang Jurnalisme Warga serta Menggunakan Media Sosial Dengan Bijak.

#jurnalisme
#journalisttrip
#merasakanindonesiamu
#zonautara
PINALING Aldo dan Jackson, siswa Kelas I SD GMIM Pinaling, Minahasa Selatan memberi hormat saat rekan lainnya menurunkan Bendera Merah Putih, usai aktifitas belajar mengajar tepat di Hari Guru, 25 November 2017. Pinaling menjadi salah satu lokasi Program Citradaya Nita dari Perhimpunan Pengembangan Media Nusantara sejak tahun 2015. Program yang dikerjakan oleh jurnalis perempuan Eva Aruperes ini menyasar warga yang belum memiliki ijazah formal untuk mengikuti paket pendidikan hingga bisa lulus dalam Ujian Kesetaraan. Berbarengan dengan Peringatan Hari Guru, saya juga terundang menjadi "guru" bagi sebagian warga Pinaling, berbagi pemahaman tentang Jurnalisme Warga serta Menggunakan Media Sosial Dengan Bijak. #jurnalisme  #journalisttrip  #merasakanindonesiamu  #zonautara 
#JurnalIsMe
.
Perkenalkan, saya Alfan bagian dari Sektor (Lembaga Pers Penerbitan Mahasiswa FEB UNAIR) dengan bangga ikut dalam pelaksanaan upgrading. besok bangeeet rek... kuy budal, ramaikan rek !!!
.
#jurnalisme
#sektorbudalupgrading
#sektorgoestotrawas
#lppmsektor
#sangar
#unair2017
BERITA UNTUK MATA DAN TELINGA

Penulis : Sidarta GM

Penerbit : Mara pustaka

Tebal : 130 hlm

OBRAL : 17.000

SINOPSIS : 
Buku ini, dengan cara penyajian populer dengan menggunakam bahasa yg renyah, memberikan semacam peta bagi para jurnalis televisi. Dilengkapi dengan berbagai contoh penyajian berita, akan memudahkan pembaca menangkap berita televisi macam apa yg obkektif. Tak pelak, buku ini patut dibaca selain oleh para jurnalis, juga mahasiswa dan pemerhati masalah televisi.

Info dan Pemesanan:
WA/sms: 085648666196.
PIN BB: D7DF4B91
Line : @lsq4720r

#jualbuku#beritauntukmata#bukumurah#obralbukujogja#yogyakarta#tokobuku #jurnalistik #jurnalisme#televisi
#berita#ilmukomunikasi#penyiaran
BERITA UNTUK MATA DAN TELINGA Penulis : Sidarta GM Penerbit : Mara pustaka Tebal : 130 hlm OBRAL : 17.000 SINOPSIS : Buku ini, dengan cara penyajian populer dengan menggunakam bahasa yg renyah, memberikan semacam peta bagi para jurnalis televisi. Dilengkapi dengan berbagai contoh penyajian berita, akan memudahkan pembaca menangkap berita televisi macam apa yg obkektif. Tak pelak, buku ini patut dibaca selain oleh para jurnalis, juga mahasiswa dan pemerhati masalah televisi. Info dan Pemesanan: WA/sms: 085648666196. PIN BB: D7DF4B91 Line : @lsq4720r #jualbuku #beritauntukmata #bukumurah #obralbukujogja #yogyakarta #tokobuku  #jurnalistik  #jurnalisme #televisi  #berita #ilmukomunikasi #penyiaran 
With Mr. Dandhy Laksono 👍😎
Terima kasih untuk ilmu yang berharga yang telah disampaikan hari ini 👏🙏
.
.
.
.
.
#festivalmediaaji2017 #festivalmediaaji #jurnalist #jurnalisme #solo #jawatengah #indonesia