an online Instagram web viewer

#suikerfabriek medias

Photos

Sosok pemandu kami di #jelajahbanjoemas kemarin..Jatmiko Wicaksono.
#suikerfabriek #jelajahbanjoemas
📷 : grup jelajah banjoemas
Rombongan asyik menyimak penjelasan Mas Jatmiko Wicaksono.
#jelajahbanjoemas #suikerfabriek
Bagian belakang rumah tua di Kalimanah Purbalingga.
#suikerfabriek #bodjong #purbalingga #jelajahbanjoemas
Dulunya ini rumah Administratur Suikerfabriek Klampok.
Sekarang jadi BLKP Klampok.
#suikerfabriek #klampok #banjarnegara #jelajahbanjoemas
Rumah tua di Kalimanah Purbalingga.
#jelajahbanjoemas #suikerfabriek #bodjong #purbalingga
Rumah khusus di samping bangunan utama Rumah orang Belanda. Fungsinya untuk dapur, kamar pembantu. Yang unik adalah dalam satu atap ini terdapat dua rumah yang terpisah.
#suikerfabriek #klampok #banjarnegara
Rumah khusus di samping bangunan utama Rumah orang Belanda. Fungsinya untuk dapur, kamar pembantu. Yang unik adalah dalam satu atap ini terdapat dua rumah yang terpisah. #suikerfabriek  #klampok  #banjarnegara 
Katanya ini rumah pegawai kereta api di Klampok
#suikerfabriek #klampok #sdsklampok #serajoedalstoomtrammaatschappij
Tembok luar batu bata merah bekas Suikerfabriek Klampok.
#jelajahbanjoemas #suikerfabriek #klampok
Voormalige suikerfabriek op Mariënburg, een voormalige suikerplantage. Destijds een groot en goedlopend bedrijf met hoge productie en enorme machines. Er liep zelfs een 12km spoorweg voor de aanvoer van riet. Het is nu een ruïne en compleet overwoekerd door de natuur. In het hoge gebouw links werd rum gedestilleerd. Daarnaast enkele fabriekshallen. We kregen een rondleiding van een oude Javaanse meneer die zelf in de fabriek heeft gewerkt.
Voormalige suikerfabriek op Mariënburg, een voormalige suikerplantage. Destijds een groot en goedlopend bedrijf met hoge productie en enorme machines. Er liep zelfs een 12km spoorweg voor de aanvoer van riet. Het is nu een ruïne en compleet overwoekerd door de natuur. In het hoge gebouw links werd rum gedestilleerd. Daarnaast enkele fabriekshallen. We kregen een rondleiding van een oude Javaanse meneer die zelf in de fabriek heeft gewerkt.
Close up of the old sugar factory building which is now converted into an office building. 
#suikerfabriek #sugarcity #halfweg #spaarnwoude #ancient #history #netherlands #travel #instatravel #instadaily #landmark
PABRIK GULA KALIBAGOR, Part 2

Setelah dimiliki oleh pihak swasta dan menjadi Bangunan Cagar Budaya, bukan berarti keberadaan bangunan ini aman. Pada tahun 2015 bangunan ini terancam hancur karena memang sengaja dirobohkan oleh pemilik aset.

Beruntung hal tersebut diketahui BPCB dan segera menghentikan proses penghancuran bangunan tersebut. Tapi sayang, atap sudah hilang dan cerobong sudah roboh. Sebagai hukuman, pihak yang merobohkan diwajibkan untuk mengembalikan bangunan ke bentuk semula.

Bangunan pabrik akhirnya berhasil direnovasi. Tetapi sayang, untuk cerobong tetap ada perbedaan dibanding aslinya yang berbahan besi. Walaupun bentuk mirip tapi bahan yang dipakai untuk merestorasi cerobong terbuat dari beton dan diameter sedikit lebih besar.

Sebuah pelajaran bagi kita untuk tidak menganggap remeh sebuah bangunan bersejarah, apalagi jika sudah berstatus Bangunan Cagar Budaya dimana sudah mempunyai dasar hukum yang kuat untuk mendapatkan perlindungan. Selain itu bangunan bersejarah, apapun coraknya, baik Candi, Tempat Ibadah, Bangunan, bahkan Peninggalan Kolonial merupakan bagian dari sejarah Bangsa Indonesia.

Seperti hal-nya petuah Bung Karno, "Jangan Sekali-Kali Merupakan Sejarah".. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan mau mempelajari sejarah bangsanya. Kenapa? Kita bisa belajar dari kehidupan, kebaikan dan kesalahan di masa lalu agar menjadikan kita menjadi bangsa yang lebih baik ke depannya.. Sejarah sebagai refleksi diri, refleksi bangsa kita untuk menjadikan kita dan bangsa kita menjadi bangsa yang lebih kuat.... #kalibagor #sugarmill #suikeronderneming #suikerfabriek #purwokerto #banyumas #sejarah #heritage #indonesia #dutch #colonial #banjoemasheritage #roemahtoea
PABRIK GULA KALIBAGOR, Part 2 Setelah dimiliki oleh pihak swasta dan menjadi Bangunan Cagar Budaya, bukan berarti keberadaan bangunan ini aman. Pada tahun 2015 bangunan ini terancam hancur karena memang sengaja dirobohkan oleh pemilik aset. Beruntung hal tersebut diketahui BPCB dan segera menghentikan proses penghancuran bangunan tersebut. Tapi sayang, atap sudah hilang dan cerobong sudah roboh. Sebagai hukuman, pihak yang merobohkan diwajibkan untuk mengembalikan bangunan ke bentuk semula. Bangunan pabrik akhirnya berhasil direnovasi. Tetapi sayang, untuk cerobong tetap ada perbedaan dibanding aslinya yang berbahan besi. Walaupun bentuk mirip tapi bahan yang dipakai untuk merestorasi cerobong terbuat dari beton dan diameter sedikit lebih besar. Sebuah pelajaran bagi kita untuk tidak menganggap remeh sebuah bangunan bersejarah, apalagi jika sudah berstatus Bangunan Cagar Budaya dimana sudah mempunyai dasar hukum yang kuat untuk mendapatkan perlindungan. Selain itu bangunan bersejarah, apapun coraknya, baik Candi, Tempat Ibadah, Bangunan, bahkan Peninggalan Kolonial merupakan bagian dari sejarah Bangsa Indonesia. Seperti hal-nya petuah Bung Karno, "Jangan Sekali-Kali Merupakan Sejarah".. Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai dan mau mempelajari sejarah bangsanya. Kenapa? Kita bisa belajar dari kehidupan, kebaikan dan kesalahan di masa lalu agar menjadikan kita menjadi bangsa yang lebih baik ke depannya.. Sejarah sebagai refleksi diri, refleksi bangsa kita untuk menjadikan kita dan bangsa kita menjadi bangsa yang lebih kuat.... #kalibagor  #sugarmill  #suikeronderneming  #suikerfabriek  #purwokerto  #banyumas  #sejarah  #heritage  #indonesia  #dutch  #colonial  #banjoemasheritage  #roemahtoea 
PABRIK GULA KALIBAGOR, Part 1

Blusukan bersama @banjoemas_com di sekitar Karesidenan Banyumas berlanjut ke areal Pabrik Gula Kalibagor. Pabrik Gula ini sudah beroperasi sejak tahun 1839, pada tahun 1932-1937. Pada tahun 1937 pabrik ini beroperasi kembali sekaligus terjadi perombakan bangunan pabrik menjadi seperti sekarang.

Pada era Penjajahan Jepang, pabrik ini sempat ditutup. Dan setelah kemerdekaan kembali beroperasi sampai kemudian, pada tahun 1997, pabrik ini berhenti beroperasi sampai sekarang akibat krisis ekonomi tahun 1997. Aset pabrik kemudian dijual ke pihak swasta dan pada tahun 2009 mendapat status "Bangunan Cagar Budaya"... -Bersambung ke Part 2-

#kalibagor #sugarmill #suikeronderneming #suikerfabriek #purwokerto #banyumas #sejarah #heritage #indonesia #dutch #colonial #banjoemasheritage #roemahtoea
PABRIK GULA KALIBAGOR, Part 1 Blusukan bersama @banjoemas_com di sekitar Karesidenan Banyumas berlanjut ke areal Pabrik Gula Kalibagor. Pabrik Gula ini sudah beroperasi sejak tahun 1839, pada tahun 1932-1937. Pada tahun 1937 pabrik ini beroperasi kembali sekaligus terjadi perombakan bangunan pabrik menjadi seperti sekarang. Pada era Penjajahan Jepang, pabrik ini sempat ditutup. Dan setelah kemerdekaan kembali beroperasi sampai kemudian, pada tahun 1997, pabrik ini berhenti beroperasi sampai sekarang akibat krisis ekonomi tahun 1997. Aset pabrik kemudian dijual ke pihak swasta dan pada tahun 2009 mendapat status "Bangunan Cagar Budaya"... -Bersambung ke Part 2- #kalibagor  #sugarmill  #suikeronderneming  #suikerfabriek  #purwokerto  #banyumas  #sejarah  #heritage  #indonesia  #dutch  #colonial  #banjoemasheritage  #roemahtoea 
Sosok saudagar kaya Lie Hok Tjan. Pemilik bangunan Administrateur SF dan diganti menjadi rumah tinggalnya. Beliau merupakan saudagar beras terkaya pada masanya. @banjoemas_com
#jelajahbanjoemas #purbalingga #suikerfabriek #bhhc #banyumasraya #plesircarainyong
Ini bekas rumah administrateur SF di Kalimanah-Purbalingga. @banjoemas_com
#jelajahbanjoemas #suikerfabriek #purbalingga #bhhc #banyumasraya #plesircarainyong
Istri saudagar  Lie Hok Tjan yang menghuni bekas SF Kalimanah.
Orang terkaya pada masanya. @banjoemas_com
#jelajahbanjoemas #purbalingga #suikerfabriek #bhhc #banyumasraya #plesircarainyong
Salah satu Kerkhof di Klampok yang masih tersisa. @banjoemas_com
#jelajahbanjoemas #klampok #suikerfabriek #plesircarainyong #banyumasraya #bhhc
Bekas perumahan pegawai Pabrik Gula Klampok (Suiker Fabriek)
Katanya sih gaya Indische Romantic.
Bener ga sih nulisnya gitu? @banjoemas_com
#suikerfabriek #klampok #jelajahbanjoemas #plesiranpanginyongan #plesircarainyong #banyumasraya #bhhc
Past and Present... Rumah Dinas eks Suikerfabriek Medarie.. #sleman #yogyakarta #medari #suikerfabriek #sugarmill #history #indonesia #dutcheastindies
Ter introductie voor Ford Nederland !
Ter introductie voor Ford Nederland !
The croKEYdile made with piano keys and parts of a drumkit. Made by Rond collective for our exibhition in the sugarfactory Groningen #suikerfabriek #wolkenfabriek #groningen #piano #pianokeys #art #zzp #freelancer #sculpture #artsale #artforsale
| Suikerunie terrein | Groningen || part of the old factory, these green containers have gained a sculptural quality, and lost their function.
________________
#photograph #photography #photographer #colourphotography #citylife #urban #urban #heritage #factory #industrial #architecture #building #green #steel #landscape #culture #groningen #suikerunie #zeefgebouw #suikerfabriek #sugarfactory
Suiker Fabriek

Tulisan besar 'PG Sumberharjo 1912' di depan pabrik terlihat baru dan bersih namun kontras dgn bangunan tua di belakangnya. Dinding yang mengelupas, besi berkarat seakan menjadikan pabrik itu adalah rongsokan monumental. Tebu pernah menjadi komoditas primadona di bumi jawa. Pabrik-pabrik besar didirikan oleh industrialis hindia belanda. Tidak ada hamparan kebun tebu, namun saat menuju pabrik ini, sawah padi terhampar luas.

Pastinya jalur rel di kawasan pabrik itu sdh tdk terpakai. Mungkinkah dulu jalur rel itu sampai ke stasiun Pemalang? Di dekat menara-menara besi tempat bongkar muat tebu telah menjadi pasar tradisional. Sebuah menara sinyal perkeretaapian masih ada. Di dekat situ ada papan peringatan untuk berhati-hati saat memasuki emplasment stasiun. Saya membayangkan ramainya situasi saat musim giling. Kini semuanya menjadi sepi. Orang-orang melaju cepat, seakan ingin lekas melalui pabrik. 
Melihat bentuknya, kawasan di sekitar pabrik mungkin adalah perumahan para karyawan. Di depan pabrik ada jalan, lalu parit. Setelah parit ada kawasan perumahan dengan aksen warna biru. Rumah-rumah itu rasanya lebib besar dari perumahan di PG Madukismo Jogja. Kawasan itu dijaga oleh beberapa petugas keamanan. Mungkin skrg menjadi rumah dinas PTPN IX. Sementara itu, kawasan perumahan di belakang pabrik lebih ramai manusia. Bahkan menjadi perkampungan. Rumah-rumah di bagian belakang lebih kecil.

Kapan roda gigi mesin-mesin itu bergerak lagi. Kapan asap mengepul dari cerobong tinggi itu. Kapan aroma khas penggilingan tebu tercium lagi. Musim giling di PG Sumberharjo sepertinya sudah semakin jarang. Ceritamu tidak semanis gula lagi.

#Repost @imambudidharma with @repostapp
・・・ Lokasi : Banjarmulya, Kec. Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

#suikerfabriek #sugarmill #factory #sugar #pabrik #gula #pabrikgula #industri #explorepemalang #pemalang #pgsumberharjo #heritage #bangunantua #myheritagetrip
Suiker Fabriek Tulisan besar 'PG Sumberharjo 1912' di depan pabrik terlihat baru dan bersih namun kontras dgn bangunan tua di belakangnya. Dinding yang mengelupas, besi berkarat seakan menjadikan pabrik itu adalah rongsokan monumental. Tebu pernah menjadi komoditas primadona di bumi jawa. Pabrik-pabrik besar didirikan oleh industrialis hindia belanda. Tidak ada hamparan kebun tebu, namun saat menuju pabrik ini, sawah padi terhampar luas. Pastinya jalur rel di kawasan pabrik itu sdh tdk terpakai. Mungkinkah dulu jalur rel itu sampai ke stasiun Pemalang? Di dekat menara-menara besi tempat bongkar muat tebu telah menjadi pasar tradisional. Sebuah menara sinyal perkeretaapian masih ada. Di dekat situ ada papan peringatan untuk berhati-hati saat memasuki emplasment stasiun. Saya membayangkan ramainya situasi saat musim giling. Kini semuanya menjadi sepi. Orang-orang melaju cepat, seakan ingin lekas melalui pabrik. Melihat bentuknya, kawasan di sekitar pabrik mungkin adalah perumahan para karyawan. Di depan pabrik ada jalan, lalu parit. Setelah parit ada kawasan perumahan dengan aksen warna biru. Rumah-rumah itu rasanya lebib besar dari perumahan di PG Madukismo Jogja. Kawasan itu dijaga oleh beberapa petugas keamanan. Mungkin skrg menjadi rumah dinas PTPN IX. Sementara itu, kawasan perumahan di belakang pabrik lebih ramai manusia. Bahkan menjadi perkampungan. Rumah-rumah di bagian belakang lebih kecil. Kapan roda gigi mesin-mesin itu bergerak lagi. Kapan asap mengepul dari cerobong tinggi itu. Kapan aroma khas penggilingan tebu tercium lagi. Musim giling di PG Sumberharjo sepertinya sudah semakin jarang. Ceritamu tidak semanis gula lagi. #Repost  @imambudidharma with @repostapp ・・・ Lokasi : Banjarmulya, Kec. Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. #suikerfabriek  #sugarmill  #factory  #sugar  #pabrik  #gula  #pabrikgula  #industri  #explorepemalang  #pemalang  #pgsumberharjo  #heritage  #bangunantua  #myheritagetrip 
suiker fabriek

Tulisan besar 'PG Sumberharjo 1912' di depan pabrik terlihat baru dan bersih namun kontras dgn bangunan tua di belakangnya. Dinding yang mengelupas, besi berkarat seakan menjadikan pabrik itu adalah rongsokan monumental. Tebu pernah menjadi komoditas primadona di bumi jawa. Pabrik-pabrik besar didirikan oleh industrialis hindia belanda. Tidak ada hamparan kebun tebu, namun saat menuju pabrik ini, sawah padi terhampar luas.

Pastinya jalur rel di kawasan pabrik itu sdh tdk terpakai. Mungkinkah dulu jalur rel itu sampai ke stasiun Pemalang? Di dekat menara-menara besi tempat bongkar muat tebu telah menjadi pasar tradisional. Sebuah menara sinyal perkeretaapian masih ada. Di dekat situ ada papan peringatan untuk berhati-hati saat memasuki emplasment stasiun. Saya membayangkan ramainya situasi saat musim giling. Kini semuanya menjadi sepi. Orang-orang melaju cepat, seakan ingin lekas melalui pabrik. 
Melihat bentuknya, kawasan di sekitar pabrik mungkin adalah perumahan para karyawan. Di depan pabrik ada jalan, lalu parit. Setelah parit ada kawasan perumahan dengan aksen warna biru. Rumah-rumah itu rasanya lebib besar dari perumahan di PG Madukismo Jogja. Kawasan itu dijaga oleh beberapa petugas keamanan. Mungkin skrg menjadi rumah dinas PTPN IX. Sementara itu, kawasan perumahan di belakang pabrik lebih ramai manusia. Bahkan menjadi perkampungan. Rumah-rumah di bagian belakang lebih kecil.

Kapan roda gigi mesin-mesin itu bergerak lagi. Kapan asap mengepul dari cerobong tinggi itu. Kapan aroma khas penggilingan tebu tercium lagi. Musim giling di PG Sumberharjo sepertinya sudah semakin jarang. Ceritamu tidak semanis gula lagi.

#suikerfabriek #sugarmill #factory #sugar #pabrik #gula #pabrikgula #industri #explorepemalang #pemalang #pgsumberharjo #heritage #bangunantua #myheritagetrip
suiker fabriek Tulisan besar 'PG Sumberharjo 1912' di depan pabrik terlihat baru dan bersih namun kontras dgn bangunan tua di belakangnya. Dinding yang mengelupas, besi berkarat seakan menjadikan pabrik itu adalah rongsokan monumental. Tebu pernah menjadi komoditas primadona di bumi jawa. Pabrik-pabrik besar didirikan oleh industrialis hindia belanda. Tidak ada hamparan kebun tebu, namun saat menuju pabrik ini, sawah padi terhampar luas. Pastinya jalur rel di kawasan pabrik itu sdh tdk terpakai. Mungkinkah dulu jalur rel itu sampai ke stasiun Pemalang? Di dekat menara-menara besi tempat bongkar muat tebu telah menjadi pasar tradisional. Sebuah menara sinyal perkeretaapian masih ada. Di dekat situ ada papan peringatan untuk berhati-hati saat memasuki emplasment stasiun. Saya membayangkan ramainya situasi saat musim giling. Kini semuanya menjadi sepi. Orang-orang melaju cepat, seakan ingin lekas melalui pabrik. Melihat bentuknya, kawasan di sekitar pabrik mungkin adalah perumahan para karyawan. Di depan pabrik ada jalan, lalu parit. Setelah parit ada kawasan perumahan dengan aksen warna biru. Rumah-rumah itu rasanya lebib besar dari perumahan di PG Madukismo Jogja. Kawasan itu dijaga oleh beberapa petugas keamanan. Mungkin skrg menjadi rumah dinas PTPN IX. Sementara itu, kawasan perumahan di belakang pabrik lebih ramai manusia. Bahkan menjadi perkampungan. Rumah-rumah di bagian belakang lebih kecil. Kapan roda gigi mesin-mesin itu bergerak lagi. Kapan asap mengepul dari cerobong tinggi itu. Kapan aroma khas penggilingan tebu tercium lagi. Musim giling di PG Sumberharjo sepertinya sudah semakin jarang. Ceritamu tidak semanis gula lagi. #suikerfabriek  #sugarmill  #factory  #sugar  #pabrik  #gula  #pabrikgula  #industri  #explorepemalang  #pemalang  #pgsumberharjo  #heritage  #bangunantua  #myheritagetrip 
Tetenger #Tjolomadoe  #Suikerfabriek #MangkoenegoroIV Salah satu terobosan Mangkunegoro IV (1811-1881) untuk menambah PAD Mangkunegaran adalah dengan membangun Pabrik gula Colomadu dan Tasikmadu. Beliau dikenal juga sebagai salah satu sastrawan, pengarang Serat #Wedhatama. Cerita lengkap dapat dibaca di:  https://jejakbocahilang.wordpress.com/2016/09/24/jalan-panjang-pabrik-gula-colomadu-dan-tasikmadu/ #myheritagetrip #heritageff03
Tetenger #Tjolomadoe  #Suikerfabriek  #MangkoenegoroIV  Salah satu terobosan Mangkunegoro IV (1811-1881) untuk menambah PAD Mangkunegaran adalah dengan membangun Pabrik gula Colomadu dan Tasikmadu. Beliau dikenal juga sebagai salah satu sastrawan, pengarang Serat #Wedhatama . Cerita lengkap dapat dibaca di: https://jejakbocahilang.wordpress.com/2016/09/24/jalan-panjang-pabrik-gula-colomadu-dan-tasikmadu/ #myheritagetrip  #heritageff03 
Digitale Werkplaats van Google in de #suikerfabriek. Blijft toch een super locatie voor zowel een zakelijk #evenement als #festival of #feest.
Nog eentje dan 😉 van die geweldige locatie #suikerfabriek #Groningen

En dit shot is helemaal geweldig! werkelijk met alle #instagramfilters zag het er cool uit. Zelfs in zwart-wit.

Voor wie het weten wil, dit is 70% Lo-fi #architecturephotography #050
Epko is namens Koken & Wonen weer digitale kennis aan het opdoen bij de Digitale  Werkplaats in de Suikerfabriek in Groningen. #digitalewerkplaats #suikerfabriek #Groningen #google #qredits #bijblijven
Een ochtend marketing inspiratie opdoen op een bijzondere locatie in Groningen #suikerfabriek #google #ondernemen #metenisweten #digitalewerkplaats #groningen #marketing #onlinemarketing
Vandaag met een deel van het team workshops volgen in de suikerfabriek! #digitalewerkplaats #google #groningen #workshops #onlinemarketing #suikerfabriek #groningendigitalcity #qredits #marketing
Wat een leuke middag in de #suikerfabriek met de #digitalewerkplaatsgroningen van #google. Alles geleerd over #seo #sea #analytics
#OTP represent! Interessante workshops in de #suikerfabriek in het kader van naamsbekendheid en online marketing. #DigitaleWerkplaats #Google #Groningen #Ondernemen #blijvenleren
Suikerunie terrein || Paradigm terrain | overview of the area 
________________
#photography #blackandwhite #blackandwhitephotography #citylife #citylife #underground #urban #landscape #musicculture #city #groningen #suikerfabriek #paradigm #paradigmgroningen #festival #rave
Suikerunie || Paradigm festival 2017 | main stage | the raw version, before it is being decorated.
__________
#photography #blackandwhite #blackandwhitephotography #citylife #cityscape #underground #urban #landscape #musicculture #city #groningen #suikerfabriek #paradigm #paradigmgroningen #festival #rave #party #housemusic #techno
Suikerunie terrein || Paradigm festival 2017 | This is the dome. It still has to be rebuild, but the rawness of the terrain is very inspiring at the moment.
_________________
#photography #blackandwhite #blackandwhitephotography #citylife #underground #urban #landscape #musicculture #city #groningen #paradigmgroningen #dome #house #housemusic #rave #party #paradigmfestival #paradigm #suikerfabriek
• S U I K E R F A B R I E K • 
Zaterdagavond naar VBW Noord event geweest! En wauw wat een gave locatie! 
#suikerfabriek #suikerfabriekgroningen #vbwnoord #bloemen #bloemist #bloemistenleven #bloemisten
Pabrik Gula Trangkil berdiri pada 2 Desember 1835 di Desa Suwaduk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, sekitar 75 km dari Ibukota Propinsi Jawa Tengah dan 11 km dari Ibukota Kabupaten Pati dan dimiliki oleh H. Muller. Pada periode tahun 1838-1841 lokasi PG Trangkil pindah ke Desa Trangkil dan dimiliki oleh PAO Waveren Pancras Clifford. Antara tahun 1841 s.d 1917 kepemilikan PG Trangkil berpindah beberapa kali mulai dari P Andreas s.d Ny Ade Donariere EMSDA E. Janies van Herment.
Pada tahun 1917-1945 PG Trangkil berubah bentuk menjadi Perseroan NV “Cultuur Maatschappij Trangkil” dan dikelola oleh NV Handel-Landbouw Maatschappij “Tiedeman van Kerchem” yang pada akhirnya seluruh saham dikuasai oleh De Indiche Pensioenfonds van de Javasche Bank.
Antara tahun 1946-1949 PG Trangkil dikelola oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara. Pada periode tahun 1950-1957 PG Trangkil diserahkan kembali pengelolaannya kepada TVK. Pada tahun 1958-1962 PG Trangkil dinasionalisir pengelolaannya berada di bawah Badan Pimpinan Umum –Perusahaan Perkebunan Gula (BPU-PPN Gula).
Sumber: www.pgtrangkil.com

#Repost @sigit_avm with @repostapp
・・・ #suikerfabriek #myheritagetrip #saveheritagebuildings #pgtrangkil
Pabrik Gula Trangkil berdiri pada 2 Desember 1835 di Desa Suwaduk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, sekitar 75 km dari Ibukota Propinsi Jawa Tengah dan 11 km dari Ibukota Kabupaten Pati dan dimiliki oleh H. Muller. Pada periode tahun 1838-1841 lokasi PG Trangkil pindah ke Desa Trangkil dan dimiliki oleh PAO Waveren Pancras Clifford. Antara tahun 1841 s.d 1917 kepemilikan PG Trangkil berpindah beberapa kali mulai dari P Andreas s.d Ny Ade Donariere EMSDA E. Janies van Herment. Pada tahun 1917-1945 PG Trangkil berubah bentuk menjadi Perseroan NV “Cultuur Maatschappij Trangkil” dan dikelola oleh NV Handel-Landbouw Maatschappij “Tiedeman van Kerchem” yang pada akhirnya seluruh saham dikuasai oleh De Indiche Pensioenfonds van de Javasche Bank. Antara tahun 1946-1949 PG Trangkil dikelola oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara. Pada periode tahun 1950-1957 PG Trangkil diserahkan kembali pengelolaannya kepada TVK. Pada tahun 1958-1962 PG Trangkil dinasionalisir pengelolaannya berada di bawah Badan Pimpinan Umum –Perusahaan Perkebunan Gula (BPU-PPN Gula). Sumber: www.pgtrangkil.com #Repost  @sigit_avm with @repostapp ・・・ #suikerfabriek  #myheritagetrip  #saveheritagebuildings  #pgtrangkil 
PG Trangkil berdiri pada 2 Desember 1835 di Desa Suwaduk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, sekitar 75 km dari Ibukota Propinsi Jawa Tengah dan 11 km dari Ibukota Kabupaten Pati dan dimiliki oleh H. Muller. Pada periode tahun 1838-1841 lokasi PG Trangkil pindah ke Desa Trangkil dan dimiliki oleh PAO Waveren Pancras Clifford. Antara tahun 1841 s.d 1917 kepemilikan PG Trangkil berpindah beberapa kali mulai dari P Andreas s.d Ny Ade Donariere EMSDA E. Janies van Herment.
Pada tahun 1917-1945 PG Trangkil berubah bentuk menjadi Perseroan NV “Cultuur Maatschappij Trangkil” dan dikelola oleh NV Handel-Landbouw Maatschappij “Tiedeman van Kerchem” yang pada akhirnya seluruh saham dikuasai oleh De Indiche Pensioenfonds van de Javasche Bank.
Antara tahun 1946-1949 PG Trangkil dikelola oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara. Pada periode tahun 1950-1957 PG Trangkil diserahkan kembali pengelolaannya kepada TVK. Pada tahun 1958-1962 PG Trangkil dinasionalisir pengelolaannya berada di bawah Badan Pimpinan Umum –Perusahaan Perkebunan Gula (BPU-PPN Gula).
Sumber: www.pgtrangkil.com

#suikerfabriek #myheritagetrip #saveheritagebuildings #pgtrangkil
PG Trangkil berdiri pada 2 Desember 1835 di Desa Suwaduk Kecamatan Wedarijaksa Kabupaten Pati, sekitar 75 km dari Ibukota Propinsi Jawa Tengah dan 11 km dari Ibukota Kabupaten Pati dan dimiliki oleh H. Muller. Pada periode tahun 1838-1841 lokasi PG Trangkil pindah ke Desa Trangkil dan dimiliki oleh PAO Waveren Pancras Clifford. Antara tahun 1841 s.d 1917 kepemilikan PG Trangkil berpindah beberapa kali mulai dari P Andreas s.d Ny Ade Donariere EMSDA E. Janies van Herment. Pada tahun 1917-1945 PG Trangkil berubah bentuk menjadi Perseroan NV “Cultuur Maatschappij Trangkil” dan dikelola oleh NV Handel-Landbouw Maatschappij “Tiedeman van Kerchem” yang pada akhirnya seluruh saham dikuasai oleh De Indiche Pensioenfonds van de Javasche Bank. Antara tahun 1946-1949 PG Trangkil dikelola oleh Badan Penyelenggara Perusahaan Gula Negara. Pada periode tahun 1950-1957 PG Trangkil diserahkan kembali pengelolaannya kepada TVK. Pada tahun 1958-1962 PG Trangkil dinasionalisir pengelolaannya berada di bawah Badan Pimpinan Umum –Perusahaan Perkebunan Gula (BPU-PPN Gula). Sumber: www.pgtrangkil.com #suikerfabriek  #myheritagetrip  #saveheritagebuildings  #pgtrangkil 
SUIKERFABRIEK POERWOREDJO (DJENAR) PART 5 - END

Sepintas memang terlihat tidak ada sisa dari eks pabrik gula purworejo kecuali reruntuhan, tetapi pikiran tersebut seketika hilang ketika kami melihat rumah ini. Sebuah rumah yang berasal dari era 1920an awal. Tentunya menjadi pertanyaan kenapa ada rumah lawas disini dan dekat dengan lokasi pabrik. 
Apalagi ketika dilihat, rumah tersebut adalah rumah couple (pasangan), dapat dilihat dari garasi (gambar slide ke kiri) yang seharusnya mempunyai kembaran yang sama hanya saja berlainan sisi (mirrored). Jelas sekali ini adalah rumah couple, sebuah rumah yang mempunyai kembaran mirip yang menempel hanya berlainan sisi. Bangunan utama pada sisi luar dan garasi pada sisi dalam yang saling menempel.

Ini adalah satu-satunya sisa dari eks pabrik gula purworejo yang masih tersisa utuh. Sisa dari rumah dinas eks pabrik gula purworejo. Dilihat sekilas bangunan ini berasal dari tahun 1920an awal. Dari rumah inilah kami jadi sedikit tahu apa yang terjadi setelah pabrik bangkrut.

Setelah bangkrut pada tahun 1933, lahan pabrik gula dan rumah dinas dibeli oleh Johannes Cornelis Suzenaar dimana Suzenaar kemudian menjual sebagian lahannya ke keluarga Van Mook. Kemudian lahan tersebut digunakan sebagai lahan pertanian, perkebunan dan peternakan. Tetapi kami tidak tahu apa yang terjadi kemudian terhadap lahan pertanian milik Suzenaar setelah Jepang masuk pada tahun 1942.

Pada tahun 1941, Raden Tjokropawiro, seorang pensiunan pegawai tambang emas di Redjang Lebong, Bengkulu yang setelah pensiun kembali ke kampung halamannya di Purworejo membeli rumah ini dari Suzenaar. Hal ini juga diingat oleh pemilik rumah ini, yang adalah cucu dari Tjokropawiro, bahwa rumah ini dibeli dari Keluarga Suzenaar. 
Sayangnya eks rumah dinas yang lain sudah hilang, hanya tersisa rumah milik Raden Tjokropawiro ini yang sekarang ditempati cucunya. Semoga rumah ini tetap lestari karena merupakan satu-satunya sisa dan saksi dari keberadaan Pabrik Gula Purworejo, pabrik gula besar yang pernah berdiri di Purworejo.. #suikerfabriek #belajarsejarah #sugarmill #jenar #purworejo #colonial #dutch #roemahtoea #indonesia #industrialarchaeology #history #dutch
SUIKERFABRIEK POERWOREDJO (DJENAR) PART 5 - END Sepintas memang terlihat tidak ada sisa dari eks pabrik gula purworejo kecuali reruntuhan, tetapi pikiran tersebut seketika hilang ketika kami melihat rumah ini. Sebuah rumah yang berasal dari era 1920an awal. Tentunya menjadi pertanyaan kenapa ada rumah lawas disini dan dekat dengan lokasi pabrik. Apalagi ketika dilihat, rumah tersebut adalah rumah couple (pasangan), dapat dilihat dari garasi (gambar slide ke kiri) yang seharusnya mempunyai kembaran yang sama hanya saja berlainan sisi (mirrored). Jelas sekali ini adalah rumah couple, sebuah rumah yang mempunyai kembaran mirip yang menempel hanya berlainan sisi. Bangunan utama pada sisi luar dan garasi pada sisi dalam yang saling menempel. Ini adalah satu-satunya sisa dari eks pabrik gula purworejo yang masih tersisa utuh. Sisa dari rumah dinas eks pabrik gula purworejo. Dilihat sekilas bangunan ini berasal dari tahun 1920an awal. Dari rumah inilah kami jadi sedikit tahu apa yang terjadi setelah pabrik bangkrut. Setelah bangkrut pada tahun 1933, lahan pabrik gula dan rumah dinas dibeli oleh Johannes Cornelis Suzenaar dimana Suzenaar kemudian menjual sebagian lahannya ke keluarga Van Mook. Kemudian lahan tersebut digunakan sebagai lahan pertanian, perkebunan dan peternakan. Tetapi kami tidak tahu apa yang terjadi kemudian terhadap lahan pertanian milik Suzenaar setelah Jepang masuk pada tahun 1942. Pada tahun 1941, Raden Tjokropawiro, seorang pensiunan pegawai tambang emas di Redjang Lebong, Bengkulu yang setelah pensiun kembali ke kampung halamannya di Purworejo membeli rumah ini dari Suzenaar. Hal ini juga diingat oleh pemilik rumah ini, yang adalah cucu dari Tjokropawiro, bahwa rumah ini dibeli dari Keluarga Suzenaar. Sayangnya eks rumah dinas yang lain sudah hilang, hanya tersisa rumah milik Raden Tjokropawiro ini yang sekarang ditempati cucunya. Semoga rumah ini tetap lestari karena merupakan satu-satunya sisa dan saksi dari keberadaan Pabrik Gula Purworejo, pabrik gula besar yang pernah berdiri di Purworejo.. #suikerfabriek  #belajarsejarah  #sugarmill  #jenar  #purworejo  #colonial  #dutch  #roemahtoea  #indonesia  #industrialarchaeology  #history  #dutch 
SUIKERFABRIEK POERWOREDJO (DJENAR) Part 4

Dari pabrik, untuk mengangkut hasil gula jadi ke pelabuhan untuk dipasarkan, dibutuhkan sarana angkutan yang cukup besar. Maka dari itu dari arah pabrik ke stasiun dibangunlah rel besar dengan gauge 1067mm untuk kereta besar yang mengangkut hasil gula jadi. 
Dari pabrik, kereta akan masuk ke emplasemen Stasiun Jenar, dan kemudian pindah jalur ke jalur utama dan meluncur ke pelabuhan dengan melewati jalur kereta api milik Staatspoorwegen (SS). Dari pabrik ke stasiun, jalur membentuk lengkungan besar sampai bersisian dengan jalur rel utama milik Staatspoorwegen, lalu jalur dari pabrik gula yang bersisian dengan jalur rel utama milik Staatspoorwegen akan bergabung di emplasemen Stasiun Jenar.

Sisa-sisa rel sudah hilang, tetapi sisa railbed (tanah dudukan jalur rel) masih terlihat dengan jelas terutama lengkungan setelah pabrik. Selain itu pondasi jembatan kecil juga masih terlihat dengan jelas. (gambar geser ke kiri)
Pondasi yang terbuat dari batu tersebut masih kokoh berdiri walaupun relnya sudah hilang. Selain itu beberapa bantalan rel yang terbuat dari kayu masih terlihat berserakan di sekitar jalur rel.

Bersambung ke Part 5

#suikerfabriek #belajarsejarah #sugarmill #jenar #purworejo #colonial #dutch #roemahtoea #indonesia #industrialarchaeology #history #dutch
SUIKERFABRIEK POERWOREDJO (DJENAR) Part 4 Dari pabrik, untuk mengangkut hasil gula jadi ke pelabuhan untuk dipasarkan, dibutuhkan sarana angkutan yang cukup besar. Maka dari itu dari arah pabrik ke stasiun dibangunlah rel besar dengan gauge 1067mm untuk kereta besar yang mengangkut hasil gula jadi. Dari pabrik, kereta akan masuk ke emplasemen Stasiun Jenar, dan kemudian pindah jalur ke jalur utama dan meluncur ke pelabuhan dengan melewati jalur kereta api milik Staatspoorwegen (SS). Dari pabrik ke stasiun, jalur membentuk lengkungan besar sampai bersisian dengan jalur rel utama milik Staatspoorwegen, lalu jalur dari pabrik gula yang bersisian dengan jalur rel utama milik Staatspoorwegen akan bergabung di emplasemen Stasiun Jenar. Sisa-sisa rel sudah hilang, tetapi sisa railbed (tanah dudukan jalur rel) masih terlihat dengan jelas terutama lengkungan setelah pabrik. Selain itu pondasi jembatan kecil juga masih terlihat dengan jelas. (gambar geser ke kiri) Pondasi yang terbuat dari batu tersebut masih kokoh berdiri walaupun relnya sudah hilang. Selain itu beberapa bantalan rel yang terbuat dari kayu masih terlihat berserakan di sekitar jalur rel. Bersambung ke Part 5 #suikerfabriek  #belajarsejarah  #sugarmill  #jenar  #purworejo  #colonial  #dutch  #roemahtoea  #indonesia  #industrialarchaeology  #history  #dutch 
SUIKERFABRIEK POERWOREDJO (DJENAR) Part 3

Akibat krisis ekonomi global tahun 1929 yang berawal dari anjloknya harga saham di Wall Street, harga komoditas perkebunan pun turut anjlok. Hal ini menyebabkan banyak Pabrik Gula di Hindia Belanda yang akhirnya bangkrut tidak terkecuali Pabrik Gula Purworejo.

Pabrik Gula Purworejo sendiri bangkrut dan tutup pada tahun 1933. Dari bangunan pabrik tidak ada yang tersisa walaupun menurut warga sekitar, dahulu masih banyak tersisa pondasi dan besi-besi bekas bangunan dan rel lori. Tetapi besi-besi tersebut sudah hilang.

Tetapi di beberapa bagian masih tersisa sedikit pondasi dari bangunan pabrik. Kami melihat ada reruntuhan tembok, bekas kolam limbah, dan sebuah platform dari batu yang kami duga adalah dudukan mesin, karena di platform tersebut terdapat tangga. (gambar slide ke kiri)

Semua ini kami temukan di tengah-tengah lahan persawahan yang luas, dimana pernah berdiri bangunan pabrik yang cukup besar.

Bersambung ke Part 4

#suikerfabriek #belajarsejarah #sugarmill #jenar #purworejo #colonial #dutch #roemahtoea #indonesia #industrialarchaeology #history #dutch
SUIKERFABRIEK POERWOREDJO (DJENAR) Part 3 Akibat krisis ekonomi global tahun 1929 yang berawal dari anjloknya harga saham di Wall Street, harga komoditas perkebunan pun turut anjlok. Hal ini menyebabkan banyak Pabrik Gula di Hindia Belanda yang akhirnya bangkrut tidak terkecuali Pabrik Gula Purworejo. Pabrik Gula Purworejo sendiri bangkrut dan tutup pada tahun 1933. Dari bangunan pabrik tidak ada yang tersisa walaupun menurut warga sekitar, dahulu masih banyak tersisa pondasi dan besi-besi bekas bangunan dan rel lori. Tetapi besi-besi tersebut sudah hilang. Tetapi di beberapa bagian masih tersisa sedikit pondasi dari bangunan pabrik. Kami melihat ada reruntuhan tembok, bekas kolam limbah, dan sebuah platform dari batu yang kami duga adalah dudukan mesin, karena di platform tersebut terdapat tangga. (gambar slide ke kiri) Semua ini kami temukan di tengah-tengah lahan persawahan yang luas, dimana pernah berdiri bangunan pabrik yang cukup besar. Bersambung ke Part 4 #suikerfabriek  #belajarsejarah  #sugarmill  #jenar  #purworejo  #colonial  #dutch  #roemahtoea  #indonesia  #industrialarchaeology  #history  #dutch